SAMOSIR, METRODAILY – Warga Desa Aek Nauli, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita di dalam sebuah tugu terbengkalai, Senin (21/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui berinisial NS (32), warga setempat.
Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial MS, yang sedang membabat jagung di ladangnya. Saat hendak beristirahat, MS membuka pintu tugu dan langsung terkejut melihat tubuh NS yang sudah tidak bernyawa di dalamnya.
“MS langsung berlari ke perkampungan dan memberi tahu warga lainnya. Mereka kemudian melapor ke Kepala Desa Aek Nauli, Hongma Sitanggang,” kata Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk.
Baca Juga: Lomba Sekolah Siaga Kependudukan, Pemkab Tapteng Borong 8 Penghargaan
Kepala desa bersama warga dan keluarga korban menuju lokasi dan menghubungi aparat kepolisian. Polisi yang tiba di tempat kejadian langsung melakukan olah TKP.
Sejumlah barang yang diduga milik korban ditemukan di sekitar jasad, antara lain:
-
Celana dalam warna ungu dan abu-abu
-
Sepasang sandal
-
Jerigen putih
-
Sikat gigi
-
Celana pendek biru
-
Piring plastik pink dan sendok makan
-
Kain putih dan sebuah gembok
Baca Juga: Hari Pertama Revalidasi, Kaldera Toba Tuai Pujian dari Tim Asesor UNESCO
Menurut Plt Kasi Humas Polres Samosir Brigpol Gunawan Situmorang, jenazah NS telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk proses otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi belum dapat menyimpulkan apakah korban meninggal karena kekerasan, bunuh diri, atau sebab lainnya. Kami akan mengungkap fakta-fakta lain melalui penyelidikan lanjutan,” ujar Gunawan.
Penemuan mayat ini mengejutkan warga dan menimbulkan berbagai spekulasi. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan hoaks dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib. (wdi)