Tragis! Bakar Lahan Sendiri, Juliana Banjarnahor Tewas Terpanggang di Semak Belukar
Editor Satu• Senin, 21 Juli 2025 | 13:50 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah Juliana Banjarnahor dari lokasi karhutla.
DOLOKSANGGUL, METRODAILY – Niat membuka lahan berujung maut. Juliana Banjarnahor (27), warga Desa Parsingguran II Kecamatan Pollung, Humbang Hasundutan (Humbahas), tewas mengenaskan dalam kobaran api saat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (19/7).
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Bersama sang suami, Haris Sharif (28), Juliana awalnya membakar lahan di kawasan perladangan dan hutan pinus. Namun, angin kencang membuat api cepat membesar dan menjalar liar.
Saat keduanya mencoba memadamkan api secara manual, Juliana diduga menghirup asap tebal, pingsan, lalu tak sempat diselamatkan. Tubuhnya ditemukan tewas terbakar hampir 90% di antara semak belukar.
“Tewasnya korban pertama kali diketahui suaminya yang panik mencari karena tidak mendengar sahutan sang istri,” ungkap Camat Pollung Imron Banjarnahor.
Peristiwa tersebut langsung ditangani aparat gabungan dari Polsek Pollung, Polres Humbahas, Damkar, serta petugas kesehatan dari Puskesmas Hutapaung. Jenazah dievakuasi ke RSUD Doloksanggul untuk pemeriksaan medis, sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty membenarkan kejadian ini. Ia menyebut peristiwa berawal dari aksi pasutri yang hendak membuka lahan dengan cara membakar. Karena panik, keduanya sempat terpisah saat memadamkan api.
“Hasil olah TKP tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban murni meninggal akibat sesak napas dan luka bakar parah,” jelasnya.
Kematian tragis Juliana menyita perhatian publik, terutama setelah video kejadian ini viral di Facebook dan media sosial lainnya. Warganet ramai menyampaikan belasungkawa sekaligus mempertanyakan minimnya kesadaran bahaya karhutla. (net)