Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati & 4 Pejabat PUPR Madina Diperiksa KPK
Editor Satu• Senin, 21 Juli 2025 | 13:10 WIB
Kantor KPK - Ilustrasi.
MEDAN, METRODAILY – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut skandal dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara. Mantan Bupati Mandailing Natal (Madina) dan empat pejabat serta staf Dinas PUPR Madina ikut diperiksa penyidik KPK di Medan.
Pemeriksaan dilakukan pada Rabu dan Kamis, 16-17 Juli 2025, di kantor BPKP Wilayah Medan, Jalan Gatot Subroto. Mereka diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek jalan yang dikerjakan tersangka M Akhirun Efendi alias Kirun di Kabupaten Madina.
Nama-nama yang dipanggil KPK di antaranya:
???? Plt Kadis PUPR Madina Elpi Yanti Sari Harahap ???? Pokja PUPR Natalina ???? Staf Dinas PUPR Winda ???? Honorer Dinas PUPR Mardiah ???? Mantan Bupati Madina Jafar Sukhairi Nasution
“Penyidik mendalami proyek-proyek apa saja yang pernah diperoleh dan dikerjakan tersangka Kirun di Madina,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.
Saksi Natalina meminta penjadwalan ulang, sementara saksi lainnya dari pihak swasta bernama Isabella —yang disebut sebagai pengurus rumah tangga mantan bupati— mangkir tanpa keterangan.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Dinas PUPR Sumut dan Satker PJN Wilayah I Sumut, yakni:
▪️ Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting ▪️ Kepala UPTD Gunung Tua Rasuli Efendi Siregar ▪️ PPK Satker PJN Wilayah I Sumut Heliyanto ▪️ Direktur PT DNG Akhirun Efendi Siregar alias Kirun ▪️ Direktur PT Rona Na Mora (RNM) M Rayhan Dulasmi