SIDIMPUAN, METRODAILY - Seorang Kakek bernama Roni Gunawan Harahap (70) alias Tohong Harahap ditemukan meninggal dunia di salah satu warung kopi yang berada di Jalan Sudirman Lingkungan II Kelurahan Sadabuan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.
Penemuan sosok mayat kakek tersebut pertama kali diinformasikan salah satu saksi Maung Siregar (61). Lalu saksi memanggil orang yang berada disekitar kedai kopi dan melaporkan kejadian ini ke Kepling dua Sadabuan serta kepada pihak Polres Padangsidimpuan.
Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, AKP K Sinaga saat dihubungi Wartawan membenarkan informasi ditemukan Kakek 70 tahun meninggal dunia di warung Kopi di Sadabuan.
Dari keterangan Kasi Humas, pada hari Kamis 17 Juli 2025 Pukul 09.30 Wib ditemukan sesosok Laki laki yang sudah tergeletak di Lantai di Warung Kopi yang Berada di Jln. Sudirman Lingkungan II Kelurahan Sadabuan Kecamatan Padangsidimpua Utara, Kota Padangsidimpuan.
Setelah petugas tiba di TKP, Petugas melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap korban yang sudah tergeletak di lantai. Menurut saksi, korban tiba di warung kopi pada pukul 08.30 Wib.
Roni Gunawan Harahap juga sempat bercerita, bahwa ia merasa kurang sehat dan ingin menumpang tidur. Namun sebelumnya korban memesan kopi hitam ABC.
"Pada pukul 09.00 Wib saya melihat Roni Gunawan Harahap sudah tergeletak di lantai sehingga saya memanggil warga sekitar dan memeriksa bahwa Sdr. Roni Gunawan Harahap sudah tidak bernafas lagi,"terang saksi Maung Siregar.
Sementara Keterangan saksi Muhamnad Sapi'i yang juga Kepala lingkungan II Sadabuan menyebutkan, bahwa selaku Kepala Lingkungan II Kelurahan Sadabuan dihubungi oleh warga bahwa adanya ditemukan sesosok mayat Laki laki.
"Saat mendatangi lokasi, setelah tiba kondisi Jenazah sudah dalam posisi telentang dan ditutupi kain sarung kemudian saya menghubungi Pihak Kepolisian," ujar Sapi'i
Di TKP petugas kepolisian menemukan obat merk grafadon paracetamol di dalam plastik biru dan balsem merk balsem lang yang berada di saku celana korban.
"Saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis RSUD Kota Padangsidimpuan yang dilakukan oleh dr. Novita Andriani, tidak ditemukan adanya tindak kekerasan pada tubuh korban,"ungkap K Sinaga.
Pihak keluarga tidak merasa keberatan atas meninggalnya korban. Pihak keluarga bersedia tidak dilakukan autopsi.
"Dan pihak keluarga membawa korban ke Jalan BM Muda Lingkungan II Keluraha Padang Matinggi Lestari Kecamatan Padangsidimpua Selatan, Kota Padangsidimpuan," pungkas AKP K Sinaga.(Rif)
Editor : Metro-Esa