TAPSEL, METRODAILY – Tangis harus pecah saat jenazah Tiara Silaban (5), David Silaban (4), dan Vayona Silaban (2), dimasukkan dalam satu kuburan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Harean, Kecamatan Tantom, Kabupaten Tapanuli Selatan. Tiga balita tersebut sebelumnya ditemukan orangtuanya sudah meninggal di dalam sumur tidak jauh dari sawah tempatnya bekerja.
Isak tangis keluarga dan para pelayat yang datang ke rumah duka untuk mengiringi kepergian tiga orang bocah tidak bisa terbendung. Banyak yang meratapi dan menyesalkan kejadian itu.
Kaum kerabat dan warga yang menghadiri pemakaman itu turut larut dalam duka yang mendalam. Apalagi ketiga korban yang masih berusia di bawah lima tahun itu sedang lucu-lucunya.
Sementara Kepala Desa Harean Donni Hutagalung menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warganya. Dia harap kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh orangtua, apalagi yang memiliki anak balita, agar lebih waspada dan berhati-hati.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Tantom Angkola, Edison Rambe. Dia berharap keluarga korban diberi ketabahan dan penghiburan, sehingga mampu menghadapi cobaan ini. Dia juga mengingatkan semua masyarakat agar mengambil hikmah dari kejadian ini.
Kepala Seksi Pemerintahan Desa Harean, Rian Michael Hutahaean menjelaskan, tiga jenazah sudah dimakamkan pada Sabtu (14/6/2025) siang di pemakaman umum desa dan dalam satu liang kubur.
Prosesi pemakaman dilaksanakan secara agama Kristen dipimpin Pendeta Yobel Manullang dari Resort HKBP Ebenezer Sisoma, Kecamatan Tantom Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan.(lens)