SIANTAR, METRODAILY – Rindy Liviani (20), seorang pencari kerja asal Kampung Muslimin, Tapian Dolok, Simalungun, tewas secara tragis saat mencoba mengejar penjambret yang merampas barang miliknya, Senin siang (9/6).
Aksi heroik ini berujung nahas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pohon di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bane, Siantar Utara, Kota Pematangsiantar.
Kejadian bermula saat Rindy bersama temannya, Suci Ayu, melintas menuju Simpang Dua, hendak melamar kerja di sebuah pabrik pengalengan ikan. Namun di tengah perjalanan, dua pria tak dikenal mendekati mereka dan mencoba merampas tas milik Rindy.
“Sempat terjadi tarik-menarik di atas motor. Setelah pelaku berhasil membawa barang korban, korban mengejar mereka hingga akhirnya terjadi kecelakaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar Iptu Sandy Riz Akbar.
Motor yang dikendarai Rindy hilang kendali saat melewati tikungan di Simpang Sepadan. Ia menabrak median jalan dan dua pohon secara beruntun.
Tubuhnya terpental ke aspal dan meninggal di tempat. Sementara Suci Ayu mengalami luka-luka dan kini dirawat di RS Efarina Pematangsiantar.
Jenazah Rindy telah dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr Djasamen Saragih, di tengah kerumunan warga dan pengendara yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua pelaku penjambretan. Keduanya juga mengalami luka akibat sempat menabrak kendaraan lain saat kabur, dan bahkan diamuk massa sebelum akhirnya diselamatkan petugas.
“Keduanya laki-laki dan kini dalam perawatan di RSUD dr Djasamen Saragih. Kami sudah mengamankan mereka dan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Sandy.
Warga sekitar menyayangkan aksi kriminal yang kembali merenggut nyawa korban tak bersalah. Beberapa saksi mata mengungkap, Rindy sempat berusaha mempertahankan tasnya di atas motor sebelum kehilangan kendali.
“Dia sempat nabrak pohon di ujung, lalu terpental dan nabrak lagi pohon satunya. Dua kali dia terbentur,” ujar seorang warga.
Peristiwa ini menambah daftar panjang korban kejahatan jalanan di Pematangsiantar. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. (tmc)