Pengemudi Pelat Merah Tewaskan Satu Keluarga, Ternyata PNS Samsat Humbahas
Editor Satu• Selasa, 10 Juni 2025 | 14:25 WIB
Kecelakaan tragis di Girsang Sipangan Bolon merenggut nyawa tiga anggota keluarga.
TOBA, METRODAILY – Polisi mengungkap identitas pengemudi mobil dinas berpelat merah Toyota Avanza Veloz BK 1373 J yang menewaskan satu keluarga dalam kecelakaan maut di Nagori Sipangan Bolon Mekar, Kabupaten Simalungun, Rabu (4/6/2025).
Pelaku diketahui bernama Engetmo Imanuel Solin (31), seorang PNS yang bertugas di UPT Samsat Humbang Hasundutan (Humbahas). Saat kejadian, ia diduga bersama Tina Melinda Sinamo, yang disebut warga sebagai Kepala UPT Samsat Humbahas.
Hal ini disampaikan Kanit Gakkum Satlantas Polres Simalungun Iptu WO Silitonga, Minggu (8/6/2025). Menurutnya, mobil melaju dari arah Kabupaten Toba menuju Pematangsiantar dengan kecepatan sedang.
“Saat hendak mendahului dua sepeda motor di depannya, pengemudi terlalu memakan jalur kanan dan menabrak sepeda motor Honda Beat F 3346 JU dari arah berlawanan,” jelasnya.
Korban, Doni Elfaldo Siregar (30), yang mengendarai sepeda motor tersebut, tewas di tempat bersama dua anaknya, Golden Zionatan (3) dan Toba Arsenio (2). Sementara istrinya, Sara Magdalena Sirait, mengalami luka berat dan masih dirawat di RS Vita Insani Pematangsiantar.
Keluarga korban diketahui berasal dari Desa Pasar Lumbanjulu, Kabupaten Toba. Doni dan Sara memiliki tiga anak; satu anak sulung mereka, Natio Siregar, selamat dari insiden tersebut.
Polisi masih mendalami kasus ini. “Kami sudah memeriksa sejumlah saksi di lapangan. Karena lokasi kejadian minim permukiman, kami masih mengumpulkan keterangan tambahan. Status hukum pengemudi akan kami sampaikan jika perkara naik ke tingkat penyidikan,” ujar WO Silitonga.
Diketahui, Engetmo Imanuel Solin berdomisili di Taman Riviera, Medan Amplas, Kota Medan. Ia mengendarai mobil pelat merah dinas saat insiden terjadi.
Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus dan Camat Lumbanjulu Besron Doloksaribu turut melayat ke rumah duka pada Jumat (6/6/2025).
Kasus ini masih dalam penanganan Satlantas Polres Simalungun. Publik menanti ketegasan hukum terhadap pelaku yang menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. (net)