SIMALUNGUN, METRODAILY – Seorang pria asal Riau, Carmun (40), ditemukan meninggal dunia di Jalan Medan dekat Simpang Afdeling III PT Bridgestone, Nagori Dolok Kahean, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sabtu (7/6) siang. Ia diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Korban merupakan warga RT 001/RW 005 Kelurahan Gundangan, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.
Penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan warga kepada Kapolsek Serbalawan Iptu Gunawan Sembiring sekitar pukul 13.40 WIB.
Baca Juga: Bawa 11 Paket Sabu, IRT Diamankan Polisi di Simpang Marbau
“Mayat ditemukan dalam posisi telungkup di parit pinggir jalan, memakai celana jeans biru dan jaket biru-hitam. Luka terbuka ditemukan di bagian kepala kiri, pelipis, dan hidung korban,” ujar Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, Sabtu (7/6).
Jasad pertama kali ditemukan oleh Suprianto (30), warga Kelurahan Serbalawan, yang tengah dalam perjalanan pulang dari tempat kerja. Melihat sesosok tubuh di pinggir jalan, ia memutar balik motornya untuk memastikan.
“Saksi melihat korban sudah tidak bernyawa, lalu melaporkannya ke polisi,” jelas Verry.
Saksi lain, Rizky Abdi Ananda (20), warga Nagori Dolok Merangir I, juga mendapat informasi dari seorang pengendara sepeda motor terkait mayat di lokasi.
Baca Juga: Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban untuk Warga Labura
Menerima laporan tersebut, Polsek Serbalawan menurunkan tim berisi sembilan personel, termasuk Kanit Reskrim Ipda Domes Marbun, untuk mengamankan lokasi dan memasang garis polisi. Tim Inafis Polres Simalungun turut melakukan olah TKP.
“Hasil olah TKP menemukan sepasang sandal, tas selempang berisi KTP atas nama Carmun, HP hitam, uang Rp11 ribu, sebungkus rokok, korek api, dan serpihan plastik diduga dari lampu kendaraan,” tambah Verry.
Pemeriksaan pada tubuh korban menunjukkan luka robek di jari kelingking, kaki, dan luka memar di kepala. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Baca Juga: Kejurnas Grasstrack 2025 Sukses Digelar di Asahan, Ini Harapan Bupati
“Dugaan sementara korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Tidak ditemukan barang hilang, sehingga motif perampokan dikesampingkan,” sebutnya.
Jasad korban dievakuasi ke Puskesmas Tapian Dolok untuk otopsi luar, kemudian dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar. Identitas korban telah dicocokkan melalui sistem Inafis dan dinyatakan identik.
Polres Simalungun juga telah berkoordinasi dengan Unit Laka Sat Lantas untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami berkomitmen memberikan penanganan terbaik dan profesional. Kasus ini akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegas Verry. (rel)
Editor : Editor Satu