LABUSEL, METRODAILY – Perkelahian berdarah antar sesama karyawan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, menewaskan satu orang dan melukai empat lainnya.
Insiden ini terjadi di kompleks PT ABM Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Sabtu malam (7/6/2025).
Korban tewas diketahui bernama Febri Nduru (25). Ia mengalami luka tusuk serius dan meninggal dunia akibat kehabisan darah. Pelaku utama perkelahian, Famati Gulo, berhasil diamankan polisi saat hendak kabur dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Portugal Juara UEFA Nations League 2024/2025 Lewat Adu Penalti
Kapolsek Kampung Rakyat, AKP Iman Azhari Ginting, mengatakan peristiwa ini melibatkan lima orang pria yang merupakan sesama pekerja di perusahaan perkebunan sawit. Mereka sebelumnya diduga menenggak minuman keras tradisional jenis tuak.
“Perkelahian dipicu pertengkaran di antara korban dan rekan lainnya. Pelaku Famati Gulo awalnya berniat melerai, namun karena ada dendam lama, akhirnya ia ikut terlibat dan terjadi baku hantam,” jelas AKP Iman.
Saat terjatuh ke dalam parit setelah dipukul korban dan rekannya, pelaku yang merasa terdesak kemudian mencabut pisau dari pinggang dan menyerang secara membabi buta.
Baca Juga: Prancis Bungkam Jerman 2-0, Amankan Posisi Ketiga Nations League
Akibatnya, lima orang terkena tusukan, termasuk korban Febri yang akhirnya meninggal dunia.
Polisi menyita sebilah pisau sebagai barang bukti dan telah menahan pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 subsider 338 subsider 351 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tambah Kapolsek.
Empat korban lainnya yang mengalami luka saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (kev)
Editor : Editor Satu