SIANTAR, METRODAILY – SD Swasta RK 6 Yayasan Santo Yosef Medan di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, dibobol maling.
\Sebanyak 173 unit kursi plastik dari aula sekolah raib digondol pencuri dalam kejadian yang terjadi Kamis (1/5) dini hari.
Aksi pencurian baru diketahui dua minggu kemudian, Jumat (16/5), saat Kepala Sekolah Jarismen Paulinus Hutahuruk (57) menyadari hilangnya kursi dan mengecek rekaman CCTV. Dalam rekaman terlihat empat pelaku masuk ke kompleks sekolah dengan cara memanjat tembok, lalu mengambil kursi dan membawanya kabur.
Baca Juga: Jessica Mila Selalu Ajak Anak ke Mana-Mana, Tak Pernah Merasa Repot
Akibat pencurian itu, sekolah mengalami kerugian sekitar Rp25,95 juta. Jarismen kemudian membuat laporan ke Polsek Siantar Martoba pada 18 Mei 2025.
Polisi bergerak cepat. Selasa (3/6) sore, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Siantar Martoba menangkap dua pelaku, yakni RRJS alias R (18) dan DSM alias D (21), warga Jalan Tangki, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba.
"Dari hasil interogasi, pelaku mengaku beraksi bersama dua rekannya yang kini buron, yaitu R (22) dan A (19)," ujar Kapolsek Siantar Martoba AKP Restuadi, Rabu (4/6).
Baca Juga: Nirina Zubir Alami Burn Out, Sempat Dua Bulan Tak Keluar Rumah
Pelaku RRJS mengaku mereka memindahkan kursi plastik dari aula ke samping tembok sekolah sebelum diangkut ke arah Jalan Tangki. Polisi menyita dua unit kursi plastik sebagai barang bukti.
"Keduanya sudah ditahan dan dijerat pasal pencurian dengan pemberatan sesuai Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP. Dua pelaku lainnya masih dalam pencarian," tambah AKP Restuadi. (rel)
Editor : Editor Satu