Inilah Tampang Diduga Pelaku Pembunuhan Guru di Aceh Singkil Terekam, Ada yang Kenal?
Editor Satu• Rabu, 4 Juni 2025 | 11:40 WIB
ES, terduga pelaku pembunuhan ibu guru di Aceh Singkil dan sepeda motor yang diduga milik pelaku.
SINGKIL, METRODAILY – Polres Aceh Singkil terus memburu pelaku penusukan terhadap NA (31), seorang guru yang ditemukan tewas di jalan perkebunan PT Nafasindo, Desa Samar Dua, Kecamatan Kota Baharu, Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu (1/6/2025). Terduga pelaku adalah mantan suaminya sendiri, berinisial ES (33).
Kepolisian telah merilis foto dan identitas terduga pelaku. Warga diminta segera melapor jika melihat keberadaannya.
Menurut keterangan saksi mata yang juga adik korban, SN (19), pelaku datang dari arah belakang lalu menendang sepeda motor yang dikendarai korban dan dirinya hingga terjatuh. Setelah itu, ES langsung menikam tubuh korban secara brutal.
“Ia datang dari arah belakang, menendang motor kami, lalu menikam kakak saya berkali-kali. Setelah itu dia melarikan diri,” ujar SN dengan nada sedih saat ditemui wartawan.
Tim Inafis Polres Aceh Singkil menyebutkan korban meninggal dengan delapan luka tusuk di bagian dada dan perut serta tiga luka lebam akibat pukulan benda tumpul. Jenazah NA ditemukan di lokasi kejadian dalam kondisi mengenaskan.
Satu hari pascakejadian, sepeda motor milik pelaku ditemukan warga di sekitar lokasi kejadian. Namun pelaku tidak berada di tempat dan diduga telah melarikan diri ke wilayah lain.
Kasatreskrim Polres Aceh Singkil, AKP Darmi A. Manik menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan dan pelaku kini menjadi buronan.
“Identitas pelaku sudah kami kantongi. Saat ini kami sedang melakukan pengejaran. Kasus ini menjadi atensi serius bagi kami,” tegas AKP Darmi, Senin (3/6/2025).
Motif penyerangan hingga kini belum bisa dipastikan, karena pelaku belum tertangkap. Polisi mengimbau pelaku agar segera menyerahkan diri dan meminta masyarakat turut membantu.
“Kami mengimbau ES agar menyerahkan diri. Kami juga minta warga yang melihat atau mengetahui keberadaan pelaku agar segera melapor melalui Call Center 110 atau ke kantor Polsek terdekat,” tambah AKP Darmi. (rhb)