Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pasutri Dirampok di Serang, Istri Tewas Tangan Terikat, Suami Ditemukan di Karung

Editor Satu • Selasa, 3 Juni 2025 | 12:25 WIB
Pasutri Petri br Sihombing dan Wadison Pasaribu semasa hidup.
Pasutri Petri br Sihombing dan Wadison Pasaribu semasa hidup.

SERANG, METRODAILY – Aksi perampokan brutal terjadi di Perumahan Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, Minggu (1/6). Sepasang suami istri, Petry br Sihombing (35) dan Wadison Pasaribu (37) menjadi korban.

Petry ditemukan tewas dengan tangan terikat, sementara Wadison ditemukan dalam kondisi kritis di dalam karung.

“Kondisi suaminya mengalami luka di kepala dan masih dirawat intensif di RS Bhayangkara,” kata Kapolresta Serang Kota Kombes Yudha Satria kepada wartawan.

Baca Juga: Siswa SMA RK Bintang Timur Siantar Terpilih Duta Utama Pelajar Nusantara Sumut 2025

Polisi menduga para pelaku masuk melalui pintu belakang rumah yang ditemukan rusak dan didobrak. “Kemungkinan pelaku lebih dari satu orang,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan kehilangan barang berharga, namun isi rumah tampak acak-acakan. Polisi masih mendalami motif dan kemungkinan adanya unsur lain di balik kasus ini.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Jensen Pasaribu (56), setelah mendengar teriakan anak korban yang meminta tolong.

Saat masuk ke dalam rumah, Jensen menemukan Petry sudah meninggal di kamar dengan kondisi tertelungkup dan tangan terikat. Di dapur, Wadison ditemukan di dalam karung dengan kaki dan tangan terikat.

“Saya langsung panggil warga lain dan lapor polisi,” ujarnya.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila, Wakil Wali Kota Siantar Pimpin Upacara

Dua anak korban yang masih berusia lima dan tujuh tahun saat ini sudah diamankan dan dititipkan ke keluarga terdekat.

Sementara itu, warga sekitar menduga perampokan ini berkaitan dengan urusan pribadi. Salah satunya diungkap oleh Ishak Nurdin, tetangga korban. Menurutnya, sebelum kejadian, pasangan tersebut baru saja menyelesaikan transaksi tanah.

“Kerja Wadison di bank keliling. Dari info yang saya dengar, baru selesai urusan tanah dan tanda tangan istri. Mungkin ada masalah dari sana,” katanya.

Polisi masih menyelidiki kasus ini dan belum mengungkap pelaku. “Mudah-mudahan cepat terungkap. Masih ada suaminya yang bisa dimintai keterangan,” pungkas Nurdin. (tmc/int)

Editor : Editor Satu
#aksi perampokan #pasutri dirampok