TOBA, METRIDAILY – Seorang warga, Edy Mangalandong Marpaung (67), melaporkan oknum anggota Polres Toba berinisial PMP (41) atas dugaan pencurian sepeda motor miliknya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 13 Februari 2025, sekitar pukul 20.50 WIB, di teras rumah korban yang terletak di Desa Gurgur Aek Raja, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Korban Edy melaporkan kasus ini ke Polsek Balige pada 18 Februari 2025 dengan nomor laporan LP/B/08/II/2025/POLSEK BALIGE/POLRES TOBA/POLDA SUMUT. Dalam laporan tersebut, korban menyebutkan bahwa sepeda motor miliknya hilang dicuri oleh oknum polisi berinisial PMP.
Baca Juga: Paskah Oikumene Sibolga Dihadiri 5.000 Jemaat, Dimeriahkan Prosesi Jalan Salib
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di kepolisian, setelah laporan diterima, pihak Polsek Balige melakukan serangkaian tindakan sesuai prosedur. Tindakan tersebut meliputi cek lokasi kejadian (TKP), pemeriksaan korban dan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, serta gelar perkara dan pemeriksaan terhadap tersangka.
Setelah melalui rangkaian proses penyelidikan, pada Sabtu, 3 Mei 2025, kabar yang diterima menyebutkan bahwa kasus ini telah mencapai tahap perdamaian antara tersangka PMP dan korban.
Edy Mangalandong Marpaung, saat dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui detail mengenai perjanjian perdamaian tersebut. "Saya serahkan saja kepada Kanit Reskrim Polsek Parsoburan," ujarnya singkat.
Baca Juga: Soal Pelantikan 10 Pejabat di Humbahas, BKPSDM Buka Suara
Namun, warga sekitar yang mengetahui kasus tersebut, seperti RP, menyesalkan terjadinya perdamaian antara korban dan pelaku yang merupakan anggota Polri. RP bahkan menyatakan bahwa oknum PMP sudah berulang kali terlibat dalam tindak pidana yang mencoreng citra Polri.
"Ini sudah berulang, dan dia sudah diperiksa sebagai tersangka pencurian. Apa lagi yang mau didamaikan? Ini mencoreng nama Polri," ujar RP.
RP juga menambahkan bahwa oknum PMP diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. "Kami minta kepada Kapolres Toba yang baru, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, untuk menindak tegas oknum ini. Ini menjadi masalah serius yang merusak citra Polri," tambahnya.
Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, saat dikonfirmasi pada Jumat, 2 Mei 2025, mengaku belum mengetahui kasus ini. "Saya belum menerima laporan terkait hal ini. Saya akan segera memeriksa kepada Kasatreskrim untuk mengetahui lebih jelas dan mengambil langkah selanjutnya," ungkap Kapolres. (net)
Editor : Editor Satu