Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bus Hiace Terjun ke Sungai di Palas, Bayi 6 Bulan Hilang

Editor Satu • Rabu, 9 April 2025 | 12:43 WIB

Kondisi mobil saat jatuh ke dalam sungai di bawah jembatan di Palas.
Kondisi mobil saat jatuh ke dalam sungai di bawah jembatan di Palas.

PADANG LAWAS, METRODAILY – Sebuah bus penumpang jenis Toyota Hiace terjun ke sungai di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di antara dua jembatan Desa Aek Nabara Tonga, Kecamatan Aek Nabara, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Minggu (6/4) malam.

Dalam insiden tersebut, seorang bayi berusia enam bulan dilaporkan hilang dan hingga Senin (7/4) sore masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Bus berpelat nomor BD 7358 AC yang mengangkut 18 penumpang itu dikemudikan oleh pria berinisial AM (46).

Baca Juga: Kapolres Siantar Curhat ke Hinca Panjaitan Soal Tantangan di Lapangan

Menurut keterangan pihak kepolisian, kendaraan tersebut mengalami kecelakaan tunggal sekitar pukul 23.30 WIB dan terjun ke aliran sungai yang berada di bawah jalan lintas utama.

“Korban hilang merupakan anak dari salah satu penumpang, berinisial DMA. Saat ini proses pencarian masih berlangsung di sepanjang aliran sungai sekitar lokasi kejadian,” kata Kanit Laka Polres Palas, Aipda Hengki, Senin sore.

Tim pencari yang terdiri dari personel Polres Palas, BPBD Kabupaten Padang Lawas, dan warga setempat masih menyusuri area sungai yang cukup deras dan berbatu.

Baca Juga: ASN Bolos Usai Libur Panjang Lebaran Terancam Sanksi

Sementara itu, sopir bus yang mengalami luka akibat insiden tersebut kini tengah dirawat di RS Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara. Hingga berita ini diturunkan, sopir belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut atas saran tim medis.

"Sebagian besar penumpang sudah diperbolehkan pulang karena tidak mengalami luka serius," lanjut Hengki.

Kendaraan tersebut diketahui bertolak dari Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, menuju Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dugaan awal penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Anton Saragih Kumpulkan Data Penyebab Banjir Serbelawan

Di tempat terpisah, Sekretaris BPBD Palas, H. Irsan Soleh Lubis, membenarkan bahwa pencarian korban bayi masih terus dilakukan. Hingga pukul 18.00 WIB Senin sore, belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

“Tim di lapangan terus bekerja tanpa henti. Kondisi medan cukup menyulitkan karena arus sungai yang deras dan area yang licin,” jelasnya.

Pihak kepolisian memastikan penyelidikan akan dilanjutkan segera setelah sopir dapat dimintai keterangan, sembari menunggu perkembangan pencarian korban hilang. (ant)

Editor : Editor Satu
#bayi hilang #bus terjun ke sungai