Pasutri Ditemukan Membusuk Itu Ternyata Karena Cekcok: Suami Bunuh Istri Lalu Bunuh Diri
Editor Satu• Selasa, 25 Maret 2025 | 13:00 WIB
Kapoksek Kota Kisaran Ipda Ali Al Ashgor menuturkan kemungkinan adanya cekcok dalam rumah tangga, dalam kasus penemuan mayat membusuk.
ASAHAN, METRODAILY – Motif di balik tewasnya pasangan suami istri di Perumahan Arya Graha 8, Kelurahan Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, mulai terungkap.
Dugaan sementara, RW (26) menghabisi nyawa istrinya, PP (21), setelah terjadi pertengkaran dalam rumah tangga, sebelum akhirnya bunuh diri.
Keduanya ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mereka pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, dalam kondisi tubuh sudah membusuk di atas tempat tidur.
Kapolsek Kota Kisaran, Ipda Ali Al Ashgor, mengatakan PP mengalami tiga luka tusukan di dada kiri, kanan, dan perut. Sementara RW ditemukan dengan dua luka sayatan di lengan kanan dan kiri, serta satu sayatan di leher.
"Pisau stainless yang diduga digunakan RW ditemukan tergeletak di dekat mayatnya. Selain itu, ada satu koper berisi pakaian wanita, yang kemungkinan berkaitan dengan penyebab pertengkaran mereka," ujar Ali.
Kasus ini terungkap setelah keluarga PP curiga karena sudah empat hari tidak mendapatkan kabar darinya.
Adik korban, Vina, Afni, dan Rehan, datang ke rumah PP untuk mencari tahu, namun tidak ada jawaban ketika mereka mengetuk pintu dan menelepon.
Mereka kemudian mencium bau busuk dari dalam rumah dan segera memberi tahu Lurah Siumbut Baru, Rahman Harahap.
Agus, paman korban, yang tiba di lokasi mencoba membuka pintu tetapi terkunci. Ia lalu masuk melalui jendela dan melihat RW sudah tidak bergerak dengan tubuh membengkak. Tak sanggup melihat lebih jauh, Agus keluar kembali.
Tidak berselang lama, M. Rizal, paman korban lainnya, bersama Julian mendobrak pintu depan dan menemukan pasangan suami istri itu sudah tak bernyawa.
Polisi masih mendalami motif di balik peristiwa ini. Salah satu petunjuk yang ditemukan di lokasi adalah koper berisi pakaian wanita, yang diduga memiliki kaitan dengan pertengkaran pasangan tersebut.
"Kami masih menyelidiki kemungkinan motif lain, termasuk riwayat komunikasi pasangan ini dengan memeriksa ponsel mereka. Kami juga akan melakukan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum lebih lanjut," kata Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Ipda Riswan Efendi Lubis.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar, terutama karena RW dan PP diketahui baru satu tahun tinggal di perumahan tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika mengetahui tanda-tanda kekerasan dalam rumah tangga di lingkungan mereka. (Gaf)