Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Puluhan Warga Pemilik Ternak Cekcok Dengan Petugas Keamanan PT Padasa

Edi Saragih • Selasa, 18 Maret 2025 | 17:59 WIB
Petugas Keamanan PT Padasa Kebun Teluk Dalam cekcok dengan masyarakat pemilik ternak.
Petugas Keamanan PT Padasa Kebun Teluk Dalam cekcok dengan masyarakat pemilik ternak.

ASAHAN, METRODAILY -Puluhan warga yang tinggal di wilayah HGU PT Padasa, tepatnya di seputaran kantor Kecamatan Teluk Dalam, Asahan, terlibat cekcok dengan pihak keamanan perkebunan, Senin (17/3).

Aksi keberatan puluhan warga tersebut setelah pihak keamanan PT Padasa kebun Teluk Dalam tersebut melakukan pengejaran, memukul - mukul pagar bahkan melemparkan petasan ke arah lembu milik masyarakat yang akan memasuki areal perkebunan.

"Kedatangan kami disini ya bang karena tidak terima dengan perbuatan pihak keamanan PT Padasa kebun Teluk Dalam tersebut. Disamping itu juga, kami merasa keberatan karena mereka telah memblokir jalan umum," jelas mereka (17/3).

Akibat perlakuan pihak keamanan PT Padasa kebun Teluk Dalam tersebut, lanjut mereka, membuat seekor lembu milik masyarakat tampak kejang-kejang dan akhirnya mati di lokasi.

"Setelah melihat peristiwa itu, warga disini kemudian melakukan pengejaran terhadap salah seorang oknum pihak keamanan PT Padasa Kebun Teluk Dalam. Akhirnya oknum petugas keamanan perkebunan tersebut bisa berhasil kabur dari kejaran warga dengan cara mengunakan mobil perusahaan," tegasnya.

Mereka berharap kepada pihak Pemkab Asahan melalui instansi terkait agar segera dapat menyelesaikan persoalan tersebut sebelum situasi memanas.
Sementara itu, Humas PT Padasa kebun Teluk Dalam, Rizal membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Peristiwa terjadi karena hewan ternak milik masyarakat itu sebelumnya bebas untuk masuk ke dalam areal perkebunan, pekarangan rumah karyawan, bahkan rumah ibadah," ucapnya melalui telepon seluler.

Akibat masuknya hewan ternak milik masyarakat tersebut, lanjut Rizal, tanaman ulang sawit milik perkebunan menjadi rusak. Selain itu, pekarangan rumah karyawan dan rumah ibadah menjadi kotor.

"Perlu diketahui bang, sampai saat ini, pihak manajemen perusahaan PT Padasa kebun Teluk Dalam tidak pernah memberikan areal untuk hewan ternak milik masyarakat," terangnya.(ded)

Editor : Metro-Esa
#cekcok #petugas keamanan