Inilah Wajah Chandra, Pecatan TNI AL yang jadi Bandar Narkoba
Editor Satu• Selasa, 25 Februari 2025 | 08:40 WIB
Chandra, pecatan anggota TNI AL yang kini menjadi bandar narkoba.
ASAHAN, METRODAILY – Chandra, pecatan anggota TNI AL yang kini menjadi bandar narkoba, berhasil meloloskan diri setelah terlibat baku tembak dengan polisi.
Ia menembaki personel Satresnarkoba Polres Asahan yang berusaha menangkapnya di Perumahan Surya Mas, Kabupaten Asahan. Hingga kini, Chandra masih dalam pengejaran.
Berdasarkan foto yang diterima dari kepolisian pada Senin (24/2/2025), Chandra tampak berambut cepak dan sedikit ikal. Dalam foto tersebut, ia mengenakan baju putih.
Kasat Narkoba Polres Asahan, AKP Mulyoto, mengungkapkan bahwa Chandra dipecat dari TNI AL pada 2022 dengan pangkat terakhir Letnan Dua (Letda).
"Pangkat terakhir Letda, pecatan Marinir Belawan, PTDH tahun 2022," ujar Mulyoto.
Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Yemi Mandagi, menyebut Chandra sebagai bandar yang mengendalikan jaringan narkoba di wilayah Asahan.
"Dia adalah bandar atau pengendali dari jaringan yang sudah berhasil diungkap Polres Asahan. Saat ini, kami masih terus mengejar pelaku," ujar Yemi Mandagi dalam konferensi pers di Polda Sumut.
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria bersenjata menembaki sebuah mobil. Belakangan diketahui, mobil tersebut adalah milik polisi yang tengah memburu Chandra.
Insiden ini bermula dari penyelidikan terhadap Ali Muda Nasution (45), pengedar narkoba yang lebih dulu ditangkap di Asahan.
Polisi menyamar sebagai pembeli dan sepakat membeli 4 kilogram sabu seharga Rp920 juta. Setelah ditangkap, Ali mengaku barang haram itu milik Chandra, yang tinggal di Kisaran.
Polisi kemudian membawa Ali ke rumah Chandra, namun rumah tersebut dalam keadaan terkunci.
Saat polisi berusaha memancingnya keluar, Chandra tiba-tiba muncul mengendarai sepeda motor sekitar pukul 15.00 WIB. Saat hendak dihentikan, ia langsung melepaskan tembakan ke arah petugas.
Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, tetapi Chandra terus melawan dan akhirnya berhasil kabur.
Hingga kini, aparat masih melakukan pengejaran terhadap Chandra, yang dianggap sebagai bandar besar dalam jaringan narkoba di Sumatera Utara. (Dtc)