Cekcok Pedagang di Batang Toru Nyaris Ricuh, Polisi Turun Tangan
Editor Satu• Rabu, 19 Februari 2025 | 12:10 WIB
Dua pedagang wanita RS dan RSL terlibat cekcok di Kecamatan Batang Toru, petugas Polsek Batang Toru berujung damai.
TAPSEL, METRODAILY – Perselisihan dua pedagang wanita di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, nyaris berujung ricuh sebelum akhirnya ditengahi oleh pihak kepolisian.
Insiden ini melibatkan RS dan RSL, dua warga Desa Sipenggeng, pada Minggu (16/2/2025).
Ketegangan bermula saat NS, yang merasa terganggu dengan parkir kendaraan pembeli di depan warungnya, mendatangi lapak dagangan RSL. Situasi memanas ketika NS meludahi RSL dan sempat mencekik lehernya sekali. Tak berhenti di situ, NS juga diduga mendorong RSL sebelum meninggalkan lokasi.
Kapolsek Batang Toru, AKP RN Tarigan, mengonfirmasi bahwa motif perselisihan ini berkaitan dengan lokasi parkir pembeli durian.
"NS merasa keberatan karena kendaraan pelanggan RSL diparkir di depan warungnya. Ia lalu mendatangi lapak RSL hingga terjadi cekcok yang berujung pada tindakan tidak menyenangkan," ujar AKP RN Tarigan.
Mengetahui insiden ini, Bhabinkamtibmas Polsek Batang Toru, Aiptu Hilman S. Harahap, bersama KSPKT Regu C, Aipda Romadon Ritonga, langsung turun ke lokasi guna meredam situasi. Polisi membawa kedua pihak ke Kantor Desa Sipenggeng untuk penyelesaian lebih lanjut.
Setelah dilakukan mediasi, NS akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. RSL pun bersedia memaafkan dan tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum, yang diperkuat dengan surat pernyataan damai.
Polsek Batang Toru menegaskan bahwa penyelesaian konflik melalui mediasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah dan menyelesaikan persoalan secara cepat sebelum berlarut-larut. (irs)