Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Politisi Gerindra Minta Polisi Bongkar Sindikat Mafia Pupuk di Sigambal Labuhanbatu

Edi Saragih • Minggu, 16 Februari 2025 | 17:35 WIB

Gudang diduga tempat pengoplosan pupuk di Kelurahan Sigambal, Labuhanbatu.
Gudang diduga tempat pengoplosan pupuk di Kelurahan Sigambal, Labuhanbatu.

LABUHANBATU, METRODAILY - Pihak Kepolisian Polres Labuhanbatu diminta membongkar sindikat mafia pupuk bersubsidi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Pasalnya, banyak para petani mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk yang disubsidi pemerintah.

Hal tersebut disampaikan salahseorang politisi partai Gerindra Labuhanbatu Indra Rinaldi Tandjung kepada wartawan, Minggu (16/2/2025) siang di Rantauprapat.

Menurutnya, langkanya pupuk bersubsidi diperoleh petani diduga adanya permainan dari sindikat mafia pupuk di Labuhanbatu.

"Kami menemukan lokasi gudang yang dijadikan tempat diduga untuk pengoplosan pupuk di daerah Kelurahan Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu yang tidak jauh dari kantor Lurah dan Pos Polisi Sigambal," ungkap Indra.

Informasi yang kami terima dari sejumlah warga setempat, kata Indra, aktivitas di dalam gudang tersebut telah berlangsung selama dua bulan terakhir.

"Menurutnya informasi sudah dua bulan adanya kegiatan di gudang tersebut," tandasnya.
Pantauan wartawan, di lokasi dalam gudang tersebut terlihat sejumlah karung goni tersusun dan sebuah mobil pick up berwarna hitam terparkir.

Salahseorang penjaga gudang saat ditemui mengaku bahwa pengurus segala aktivitas di sana adalah AG dan DN. Saat ditanya material yang ada di dalam, pria paruh baya itu mengungkapkan untuk pencampuran pupuk.

"Material itu untuk pencampuran pupuk organik dan non organik. Pengurusnya AG orang Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu dan DN," ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L Malau, Kasat Reskrim, dan Kasi Humas saat dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp pribadinya terkait informasi keberadaan gudang tersebut belum memberikan tanggapan hingga berita ini dikirim ke redaksi. (Bud)

Editor : Metro-Esa
#polres labuhanbatu #politisi gerindra