DELISERDANG, METRODAILY – Sebuah kecelakaan tragis menimpa Pratu Arfan Kurniadi Sitepu (25), anggota Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Pematangsiantar. Ia tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya oleng usai menabrak lubang di jalan dan tubuhnya tergilas truk kontainer.
Insiden ini terjadi di Pasar VII Desa Wonosari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (22/1).
Korban yang berasal dari Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, sedang dalam perjalanan dari Pematangsiantar menuju Medan bersama rekannya, Edo Natario (26).
Meski sama-sama terjatuh, Edo yang mengenakan seragam dinas TNI-AD berhasil selamat setelah langsung bangkit dari posisi jatuh.
Menurut saksi mata, Fadil, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda CRF yang dikendarai korban melaju dari arah Lubukpakam menuju Medan.
Ketika melewati jalan menikung, korban kehilangan kendali setelah menabrak lubang, lalu terjatuh di jalur truk kontainer yang melintas bersamaan.
"Sepeda motor korban oleng setelah menabrak lubang. Korban jatuh tepat di jalur truk dan langsung tergilas," kata Fadil.
Ia menambahkan, jarak antara lubang di jalan dengan posisi tubuh korban tergeletak sekitar 20 meter.
Warga setempat mengeluhkan kondisi jalan berlubang di Jalinsum, terutama di depan pergudangan Wiraland, yang kerap memakan korban.
"Lubang di Jalinsum Medan-Lubukpakam ini sangat berbahaya, apalagi kalau hujan dan air menutupinya. Sudah banyak korban, tapi sepertinya belum ada tindakan serius," ujar Edi, warga sekitar.
Menurut pengakuan Edo, mereka berdua dalam perjalanan dari Pematangsiantar ke Rumah Sakit Murni Teguh Medan saat insiden terjadi.
Setelah menyadari rekannya meninggal dunia, Edo panik dan segera melaporkan kejadian itu kepada atasannya dan Koramil Tanjungmorawa, yang tak jauh dari lokasi.
"Iya, Ndan, sudah meninggal," kata Edo, seperti ditirukan warga sekitar.
Tak lama setelah laporan tersebut, anggota Koramil bersama Unit Laka Satlantas Polresta Deliserdang tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit.
Humas Polresta Deliserdang, Iptu JM Napitupulu, mengonfirmasi peristiwa ini dan menyebutkan bahwa kasus tersebut kini ditangani Polisi Militer Lubukpakam (Sub Denpom 1/1-3).
Kejadian ini kembali menyoroti buruknya infrastruktur jalan di Jalinsum, yang telah berulang kali menjadi penyebab kecelakaan fatal.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan serius untuk memperbaiki jalan berlubang agar tragedi serupa tidak terus terjadi. (net)
Editor : Admin Metro Daily