SIMALUNGUN, METRODAILY – Seorang wanita lanjut usia, Rolima Silitonga (73), ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Huta Sampe Mauliate I, Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (29/12).
Rolima, yang sehari-hari bekerja sebagai petani, diduga meninggal sekitar pukul 11.00 WIB, namun baru diketahui oleh pihak keluarga dua jam kemudian, sekitar pukul 13.00 WIB.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa setelah ditemukan, keluarga korban segera membawa Rolima ke Rumah Sakit Balimbingan untuk memastikan kematiannya.
"Pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit untuk memastikan keadaan korban," ujar Verry.
Setelah menerima laporan, Polsek Tanah Jawa yang dipimpin oleh Kapolsek Kompol Asmon Bufitra segera mengirimkan tim yang terdiri dari Kanit Reskrim, SPKT, dan Kanit Provos ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Tim kepolisian melakukan serangkaian langkah sesuai prosedur, termasuk pemeriksaan tubuh korban dan pengumpulan informasi dari warga setempat.
"Tim kami telah melakukan penanganan di TKP dengan mengikuti prosedur standar, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga, pangulu nagori, dan tokoh masyarakat sekitar," terang Verry.
Pihak kepolisian juga menawarkan untuk melakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian korban. Namun, keluarga Rolima menolak dengan membuat surat pernyataan penolakan otopsi, karena tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan pada tubuh korban.
"Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tidak ada tanda kekerasan yang mencurigakan. Keluarga juga tidak merasa ada kejanggalan dalam kematian almarhumah," tambah Verry.
Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, menegaskan bahwa meski keluarga menolak otopsi, pihak kepolisian tetap mengikuti prosedur yang berlaku dan mendokumentasikan peristiwa tersebut. Surat pernyataan penolakan otopsi dari keluarga juga telah diamankan sebagai bukti.
Jenazah Rolima Silitonga kini disemayamkan di rumah duka untuk dilakukan prosesi pemakaman. (rel)
Editor : Editor Satu