Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tewas di Rumah Makan, Sopir Bus KUPJ Ternyata Diracun dan Dipukul

Editor Satu • Kamis, 19 Desember 2024 | 09:00 WIB
Petugas saat mengevakuasi jenazah sopir KUPJ di lokasi kejadian.
Petugas saat mengevakuasi jenazah sopir KUPJ di lokasi kejadian.

KISARAN, METRODAILY - Seorang sopir bus bernama Thunder, yang biasa mangkal di area ruko Graha eks terminal Madya Kisaran, ditemukan tewas di sebuah warung makan pada Selasa (16/12) dini hari.

Pria berusia sekitar 40 tahun itu awalnya diduga meninggal akibat sakit, namun investigasi polisi membuktikan bahwa ia ternyata korban pembunuhan.

Pelaku merupakan teman korban yang sehari-hari bekerja di warung lokasi korban ditemukan tewas.

Kanit Jatanras Satreskrim Polres Asahan, Ipda Supangat, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan seorang pria ditemukan tak bernyawa di warung tersebut.

"Laporan awal menyebut korban meninggal karena sakit. Kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya," kata Supangat, Rabu (18/12).

Menurut keterangan saksi, sebelum meninggal Thunder sempat terlihat kejang-kejang. Selain itu, ia disebut memiliki riwayat penyakit. Namun, polisi menemukan kejanggalan di tubuh korban.

"Setelah diperiksa lebih detail, kami menemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian mulut, kepala, dan tangan kirinya," jelas Supangat.

Jenazah Thunder kemudian dibawa ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran untuk diautopsi. Berdasarkan hasil penyelidikan lanjutan dan pra-rekonstruksi di tempat kejadian, polisi memastikan bahwa Thunder menjadi korban pembunuhan.

"Pelaku mengakui perbuatannya setelah diinterogasi. Modusnya adalah meracuni korban lewat minuman hingga lemas, lalu memukulnya hingga tewas. Motifnya didasari rasa sakit hati," kata Supangat.

Pelaku, berinisial RS (21), diketahui bekerja di warung tempat korban ditemukan. Kini, RS telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih menyelidiki lebih jauh terkait motif pembunuhan ini untuk memastikan tidak ada pelaku lain yang terlibat. (Per)

Editor : Editor Satu
#Sopir Dibunuh