MADINA, METRODAILY – Wanita pra lanjut usia (lansia) berinisial AL (56) yang ditemukan meninggal dengan kondisi mengenaskan, ternyata dibunuh oleh pacarnya sendiri.
Melihat kondisi tubuh dan pakaian korban, semula AL diduga tewas diterkam harimau. Namun hasil penyelidikan polisi, ternyata korban dibunuh Paijo (32), pacarnya.
Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh mengatakan, usai merenggut nyawa korban, Paoji langsung mandi dan membuang pakaiannya ke jembatan.
Untuk menutupi aksinya, pelaku menyebar isu ke warga bahwa korban tewas karena diserang harimau. Warga sempat menduga demikian. Pasalnya, warga menemukan darah, bekas seretan, dan baju korban yang koyak.
Nyatanya, bekas seretan itu adalah ulah Paoji.
Setelah membunuh korban, pelaku menyeret jenazah korban sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Mayat korban ditemukan di dekat mushala, Desa Hutapadang, Kecamatan Ulupungkut, pada Rabu (24/4). Jasad korban ditemukan warga setempat yang hendak berwudhu di mushala.
Arie menuturkan, korban dan pelaku sudah menjalin hubungan asmara selama sekitar dua tahun. Akan tetapi, korban memperoleh informasi bahwa Paoji akan menikahi perempuan lain. Di hari kejadian, AL dan Paoji bertemu.
Saat itu, korban meminta agar pelaku menikahinya. Korban diduga sempat mengancam pelaku. Karena emosi, korban mendorong tubuh korban hingga kepalanya terbentur beton jalan.
"Dengan motif korban ingin pelaku menikah dengannya. Korban cemburu pelaku menikah dengan wanita lain, sehingga korban mengatakan akan menusuk anak pelaku jika pelaku tdak menikah dengan korban," ujarnya, Sabtu (11/5).
Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (trc)
Editor : Admin Metro Daily