TANJUNGBALAI, METRODAILY – Puluhan orang menjadi korban arisan bodong hingga merugi ratusan juta rupiah melapor ke Polres Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Mari Akbar Harahap, salah satu member (anggota, Red) usai membuat laporan ke Polres Tanjungbalai menyampaikan bahwa dia dan sejumlah korban lainnya melaporkan sepasang suami istri kepala arisan yaitu S alias I (suami) dan ZM (Istri), Minggu, (28/4).
“Bukan sedikit uang kami yang tidak dikembalikan, kami saja yang hadir ini ditotal Rp250 juta. Dditambahkan korban lainnya, kalau ditotal keseluruhan lebih dari 500 juta bang,” kata Mari.
Mari Akbar mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah bertemu dengan S dan ZM untuk mengembalikan uang para korban arisan bodong tersebut, namun sampai saat ini tidak ada.
“Kejadian sebelum puasa, kami sudah pernah bertemu dengan mereka. Bahkan membuat surat perjanjian soal pengembalian uang kami. Tapi sampai sekarang tidak ada. Etika baik nya tidak ada, bahkan dia ZM seakan tidak mempermasalahkan uang kami yang dilarikannya terlihat dari postingannya bang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia juga mengatakan, bahwa nominal kerugian yang dialami korban arisan bodong bervariasi, ada yang lima puluh juta hingga delapan puluh juta.
“Kami setor uang tunai ke ZM kemudian nanti itu ada yang arisan sepeda motor, uang dan barang lainnya,” ucap Mari Akbar.
Mari Akbar menyampaikan bahwa suami ZM yaitu S seorang oknum pegawai RSUD Tengku Mansyur kota Tanjungbalai dan sudah mendatangi pihak rumah sakit untuk mencari informasi terkait S alias I.
“Kami sudah mendatangi pihak rumah sakit mempertanyakan tentang si S, namun pihak RSUD Tengku Mansyur mengatakan bahwa dia (S) sudah seminggu belum masuk bang. Kami juga akan membawa laporan ini nanti nya kepada Wali Kota Tanjungbalai,” pungkasya. (asc)
Editor : Admin Metro Daily