LABUHANBATU, METRODAILY - Rumah salah seorang wartawan media online yang bertugas di Labuhanbatu, Junaidi Marpaung hangus terbakar. Selain rumah, dua unit kendaraan yakni mobil Daihatsu Terios dan sepeda motor Yamaha ikut gosong dalam kobaran api.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (21/3/2024) dini hari sekira pukul 01:00 WIB di Lingkungan Talak Simin Kelurahan Sirandorung, Kecamatan Rantau, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, itu mendapat perhatian warga sekitar.
Pasalnya saat kejadian, warga mendengar jeritan anak-anak korban Junaidi Marpaung meminta tolong dari dalam rumah yang sedang terbakar hebat.Warga yang berada di sebelah rumah korban setelah melihat kobaran api sebisa mungkin menyelamatkan harta benda ke luar rumah.
Sementara, kondisi Junaidi Marpaung saat itu terjebak di dalam rumah berupaya menyelamatkan anggota keluarga tanpa memikirkan harta benda yang ada di dalam rumah.
"Kami awalnya mendengar teriakan minta tolong dari tetangga sebelah. Begitu mengetahui adanya kebakaran saya dan anak-anak mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah untuk diselamatkan. Kami khawatir apinya menjalar ke rumah," ujar seorang wanita yang tinggal bersebelahan dengan rumah Junaidi Marpaung.
Kepala Lingkungan Talak Simin (Talsim) yang mengaku bermarga Lubis saat di temui wartawan di lokasi kejadian menuturkan, pada saat rumah Junaidi terbakar mereka masih berada di dalam rumah.
Menurut anak Junaidi, kata Kepling, pintu depan rumah seakan terkunci tidak bisa dibuka dari dalam saat kebakaran terjadi. Sehingga mereka keluar dari pintu samping.
"Junaidi Marpaung dan Istri beserta dua anaknya berhasil selamat dari kobaran api lewat pintu samping," ujar Kepling.
Pantauan wartawan di lokasi, beberapa unit mobil Damkar dibantu warga turut memadamkan api yang membakar rumah Junaidi Marpaung.
Setelah api padam sekira pukul 03.00 WIB, pihak kepolisian Polres Labuhanbatu memasang garis polisi atau police line mengelilingi rumah korban dan dilanjutkan dengan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kepada wartawan, Junaidi Marpaung mengatakan, dirinya beserta keluarganya nyaris terpanggang di dalam rumah.
Karena, Junaidi baru sadar setelah anaknya berteriak melihat api di langit-langit rumah yang menjalar dengan cepat ke ruangan tengah.
Menurutnya, api berasal dari depan rumah. Sesaat sebelum kejadian, Junaidi mendengar lemparan seperti bunyi kaca pecah di belakang mobil yang terparkir di depan rumahnya.
"Sebelum tersadar masuknya api ke dalam rumah, saya mendengar lemparan dengan bunyi kaca pecah di belakang mobil, kemudian suara angin yang bergerumuh. Saya pikir itu hanya angin biasa. Ternyata setelah mendengar teriakan anak saya, saya melihat api sudah membakar rumah sekitar 50 persen. Akhirnya saya menerobos pintu samping dan membawa anggota keluarga ke luar rumah," kata Junaidi.
Junaidi menduga, kebakaran rumahnya sengaja dibakar oleh orang yang tak dikenal dengan cara melemparkan sejenis bom molotov ke belakang mobil. Karena asal kobaran api berasal dari depan rumah di mana mobilnya terparkir.
Junaidi juga mengungkapkan, beberapa hari belakangan dirinya sedang melakukan tugas jurnalistik dengan melakukan investigasi terkait maraknya peredaran narkoba dan minyak subsidi.
Setelah itu, dirinya mendapat ancaman melalui postingan akun media sosial Facebook bernama Vindess Suy yang diposting di salah satu Group Facebook Labuhanbatu.
"Kau lihat aja ya Junaidi Marpaung bakalan tidak selamat nyawa kau. Kalau jumpaku kau di jalan, dan bakalan kenak akibatnya ke keluarga kau kubuat sekarang," tertulis pada postingan akun Facebook tersebut dengan melampirkan foto Junaidi Marpaung.
"Beberapa hari yang lalu saya melihat ada postingan di media sosial Facebook berupa acaman terhadap saya dan keluarga. Rencananya saya akan melaporkan akun tersebut," tandas Junaidi.
Terpisah, Humas Polres Labuhanbatu IPTU Porlando Napitupulu saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Laporan sudah masuk, soal dugaan dibakar orang, itu masih dalam penyelidikan pihak SatReskrim," pungkas Kasi Humas. (Bud)
Editor : Admin Metro Daily