LABUHANBATU, METRODAILY - Sejumlah warga Dusun Pulo Godang, Desa Silumajang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara mempertanyakan status 3 orang diduga pelaku pencurian besi tiang dan kabel jembatan rambin yang sebelumnya di serahkan warga ke Polsek NA IX-X Polres Labuhanbatu.
PM, salahseorang warga Dusun Pulo Godan kepada wartawan, Senin (22/1/2024) menceritakan, saat itu warga memergoki 3 orang kawanan yang diduga sedang melakukan pencurian besi tiang dan kabel pengikat jembatan rambin di yang berada di Dusun Pulo Godan.
Ketiga pelaku tersebut, ungkap PM, dipergoki warga saat memotong besi dengan menggunakan alat yang lengkap, seperti tabung gas elpiji 3KG dan menggunakan mobil pick up dengan nomor polisi BK 8293 YM.
"Kejadiannya pada tanggal 11 Januari 2024 lalu. Warga yang berkumpul di lokasi akhirnya menahan aksi perusakan dan pencurian tersebut. Selanjutnya memanggil Kepala Dusun setempat untuk menyelesaikan persoalan itu," ujarnya.
PM menjelaskan, sempat terjadi ketegangan antara 3 pelaku dengan warga. Sehingga warga menghubungi Kapolsek NA IX-X dan tak lama personil kepolisian datang dengan mobil Patroli untuk mengamankan ketiga pelaku dari tempat kejadian perkara.
Namun, kata dia, setelah ketiga pelaku dibawa personil kepolisian Polsek NA IX-X, keesokan harinya, salahsatu pelaku datang ke Dusun Pulo Godang membawa sebilah parang atau senjata tajam berkeliaran menunjukkan diri.
"Salahseorang dari 3 pelaku datang ke Dusun Pulo Godan membawa senjata tajam seolah mencari-cari pasal dengan warga. Padahal, akibat perbuatan ketiga pelaku tersebut jembatan rambin yang selama ini menjadi akses warga mencari nafkah tidak bisa di lewati lagi. Kami atas nama warga masyarakat dusun Pulo Godang mempertanyakan status ketiga pelaku di Polsek NA IX-X. Kepada Kapolres Labuhanbatu dimohon untuk menindaklanjuti kasus ini," tandas PM.
Terpisah, Kapolres Labuhanbatu AKBP Bernhard L Malau belum berhasil dikonfirmasi terkait hal tersebut. Meskipun telah dilayangkan pesan singkat melalui Whatsapp pribadinya, namun hingga berita ini dikirim belum memberikan tanggapan.(Bud)
Editor : Metro-Esa