Satu unit mobil Mitsubhisi Truck BK 8845 FA terbalik, menyenggol satu unit sepedamotor Honda Scoopy dan menimpa tiga unit sepedamotor lainnya. Akibatnya, dua orang meninggal dunia.
Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung melalui Kasatlantas AKP M Haris Sihite, Senin (23/10) menerangkan, sebelum kejadian, truk BK 8845 FA yang dikemudikan Rijal Sihaloho (33) warga Dusun Parbalokan Nagori Tiga Ras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun datang dari arah Simpang Gorbus menuju Aek Nauli. Truk yang melaju dengan kecepatan tinggi, tetiba ban mobil sebelah kiri keluar dari badan jalan.
Pengemudi berusaha kembali ke jalur, namun ban mobil selip dan membelok ke jalur kanan. Kemudian, mobil terbalik menyamping di sisi kanan dan menyenggol sepeda motor Honda Scoopy BK 6502 AKC yang dikemudikan Muhammad Fadly Ambiya (23) yang berboncengan dengan Muhammad Adit Dimas Prayoga (18). Keduanya merupakan warga Dusun V Asmil Yon Armed Desa Candi Rejo Kecamatan Sibirubiru, Kabupaten Deliserdang.
Tak sampai di situ, truk yang terbalik ternyata menimpa tiga unit sepedamotor lainnya, yaitu Honda Vario BK 2091 MAZ yang dikendarai Fadhil Akbar (20) warga Dusun IV Rahayu Desa Sidodadi Kecamatan Sibirubiru Kabupaten Deliserdang. Ia berboncengan dengan Muhammad Zakly Anggara Selian (19) warga Dusun V Banjaran Kecamatan Sibirubiru Kabupaten Deliserdang.
Sepedamotor yang juga tertimpa truk yakni Honda Vario BK 6793 AGP yang dikendarai Edryan Raka Raditya (18) berboncengan dengan Maheska Sandi (18). Keduanya penduduk Dusun II Sepakat Desa Candi Rejo Kecamatan Sibirubiru Kabupaten Deliserdang.
Terakhir, truk menimpa sepeda motor Yamaha Jupiter BK 3857 HS yang dikenderai Ega Yusuf Prayogi (17) warga Dusun V Admil Yon Armed Desa Candi Rejo Kecamatan Sibirubiru Kabupaten Deliserdang.
Akibat lakalantas tersebut, pengemudi sepedamotor Honda Vario BK 2091 MAZ, Fadhil Akbar dan rekan yang diboncengnya, Muhammad Zakly Anggara Selian, meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Sedangkan korban-korban luka lainnya dirawat di Rumah Sakit (RS) Vita Insani Pematang Siantar,” kata Haris. (rel) Editor : Metro Daily