Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Siswi Dicabuli Oknum Camat Malah Dibully Guru

Metro Daily • Rabu, 24 Mei 2023 | 14:15 WIB
Pelecehan seksual-Ilustrasi.
Pelecehan seksual-Ilustrasi.
TAPTENG, METRODAILY - KSD, salah satu murid SMK di Tapteng yang diduga menjadi korban cabul oknum Camat Pinang Sori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengaku telah dibully salah satu guru sekolah berinisial RAS, pasca kejadian pelecehan itu.

Hal tersebut diungkapkan KSD melalui telepon selularnya, Senin (22/5/2023).

Kata KSD, saat RAS mengajarkan mata pelajaran Kejuruan memasuki ruang belajar Kelas II, ia berkata: “Ada di ruangan Kelas ini belum lagi diperkosa, sudah melapor ke polisi. Baru dipeluk dan diremas-remas, sudah melapor. Sudah jelek dan gendut lagi, langsung melaporkan kejadiannya ke polisi,” ujar KSD menirukan kalimat RAS.

Masih menurut KSD, RAS mengucapkan kata-kata tersebut di hadapan para siswa dan siswi Kelas II SMK saat proses belajar mengajar.

“Sontak saya merasa malu atas perkataan guru RAS dan tidak terima dipermalukan. Bukan prihatin atas kejadian yang menimpa diri saya selaku korban cabul Camat Pinang Sori,” kata KSD sedih.

Parlaungan Silalahi, selaku penasehat hukum  mendapat kabar korban dibully dengan kata-kata yang tak pantas, angkat bicara. “Sepatutnya guru RAS turut prihatin atas kejadian yang menimpa muridnya. Bukan malah membully KSD di hadapan murid-murid lain. Seyogianya RAS menyemangati KSD agar tidak trauma dan agar dapat ikut menyemangati dan bukan harus membully,” terang Parlaungan.

Atas kejadian itu, dia mengharapkan agar Polres Tapteng Bagian Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) yang menangani kasus ini supaya mendampingi korban, menjaga agar tidak terjadinya intimidasi dan teror terhadap KSD.

"Saya juga selaku penasehat Hukum KSD akan melayangkan surat ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban demi keamanan KSD,” ungkap Parlaungan.

Secara terpisah oknum guru RAS yang dikonfirmasi awak media ini menyebutkan, dirinya tidak membully KSD.

“Lagian kasus itu realita kejadiannya dan saya tidak menerima nama saya dibuat dalam pemberitaan itu. Saya akan laporkan Anda ke polisi, karena nama saya dimuat di media. Saya bukan membully KSD dan itu kenyataannya. Dia sering terlihat berpakaian seksi, karena dia mengundang nafsu. Saya tidak turut prihatin atas kejadian terhadap KSD, dan hal wajar Camat itu melakukan hal itu kepada murid saya KSD,” ujarnya.

“Jangan macam-macam sama saya. Anda (wartawan) sudah diberi uang, makanya memberitakan hal itu. Jangan kasihan sama KSD. Wajar dia menerima perbuatan cabul itu, karena dia sering norak dan ada videonya sama saya yang nampak buah dadanya. Bagaimana bila hal itu saya kembangkan? Bisa semakin parah kasusnya nanti,” kata RAS dengan nada lantang. (knt/net) Editor : Metro Daily
#pelecehan seksual #camat lecehkan siswi #siswi smk dilecehkan camat