Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Elakkan Bule Naik Motor, Bus Sekolah Masuk Jurang Sungai Sisodang

Metro Daily • Selasa, 16 Mei 2023 | 20:59 WIB
Foto: Warga  Bus sekolah SD Asisi Tomok masuk jurang Sungai Sisodang, Samosir, Selasa (16/5/2023) siang.
Foto: Warga Bus sekolah SD Asisi Tomok masuk jurang Sungai Sisodang, Samosir, Selasa (16/5/2023) siang.
SAMOSIR, METRODAILY - Diduga karena mengelakkan turis bule yang naik sepeda motor melawan arah, satu unit bus sekolah SD Asisi Tomok jenis Mitsubishi Canter dengan nopol BK 7915 TL, jatuh ke jurang Sungai Sisodang, di jalan umum Lintas Simanindo Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (16/5/2023) siang sekitar pukul 13.40 WIB.

Informasi diperoleh dari laporan polisi dan dari TKP, saat kejadian bus yang dikemudikan Edi Situmeang (44), warga Langge Desa Garoga, tengah mengangkut anak-anak sekolah yang baru pulang dari mengikuti pentas seni dari SD Tunas Harapan di Desa Garoga, sekitar 3 km dari Tomok.

Ada sekitar 17 siswa di dalam bus berikut satu orang sopir.

Saat bus menuju dari Garoga menuju arah Tomok, di tikungan Sungai Sisodang yang berada di antara Desa Tomok dengan Desa Garoga, sepeda motor diduga dikendarai seorang turis bule, melaju dari arah berlawanan, tetapi di lajur kanan. Diduga, si turis bule tidak menyadari bahwa di Indonesia kendaraan melaju di sebelah kiri.

Terkejut, sopir bus membanting setir ke kiri untuk mengelakkan tabrakan, dan menabrak pembatas jalan dan pohon besar. Ban bus sempat tersangkut sejenak di pembatas jalan, sebelum jatuh ke jurang Sungai Sisodang dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Sementara si turis bule tanpa peduli, meneruskan perjalanannya naik sepeda motor.

Dua anak yang hanya luka ringan, segera naik ke jalan besar dan berteriak-teriak minta tolong. Warga setempat yang mendengar teriakan, berdatangan memberi pertolongan.

Informasi diperoleh MetroDaily dari laporan polisi, sopir bus mengalami patah tangan, 4 anak luka berat, dan 13 anak luka ringan.

Warga melarikan anak-anak yang terluka ke Puskesmas Tuktuk dan Puskesmas Ambarita. Namun karena kondisinya parah, sopir dan 4 anak luka berat dirujuk ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan. Sementara 13 anak lainnya mengalami luka ringan dirawat di Puskesmas.

Seorang guru SD Asisi yang ditemui di Puskesmas Ambarita, membantah para siswanya baru pulang dari mengikuti pentas seni di Desa Garoga. "Bukan, para siswa kami pulang sekolah hendak diantar ke rumah masing-masing menggunakan bus jemputan. Sopirnya biasa mengantar siswa rutr Tomok ke arah Lontung. Tapi kali ini dia disuruh mengantar siswa ke arah Ambarita dan Tuktuk sekaligus mengisi BBM. Diduga sopir kurang menguasai medan, sehingga mengalami lakalantas," kata guru marga Halawa di Puskesmas Ambarita.

Adapun nama-nama siswa yang mengalami luka berat yakni:
1. Johan Sunces Situmorang (9), laki-laki, warga Desa Lotung Kecamatan Simanindo.
2. Seli Manurung (10), perempuan, warga Desa Tomok Parsaoran Kec. Simanindo.
3. Inme Elisya Natasha Sinagq (10), perempuan, warga Desa Tomok Kecamatan Simanindo
4. Yolanda Sidabutar (9), perempuan, warga Desa Tomok Kecamatan Simanindo. Keempatnya dirujuk ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan.

Sementara siswa yang mengalami luka ringam, yakni:
1. Fiero Harianja (10), laki-laki, warga Sitio-tio Kecamatan Simanindo.
2. Grifentia Samosir (10), perempuan, warga Desa Tomok Kecamatan Simanindo.
3. Ambrian Sidabutar (10), laki-laki, warga Desa Tomok Kecamatan Simanindo.
4. Della Sijabat (10), perempuan, warga Desa Tomok Kecamatan Simanindo.
5. Johan Sidabutar (10), laki-laki, warga Desa Tomok Kecamatan Simanindo.
6. Jovanka Samosir (7), laki-laki, warga Desa Tomok Kecamatan Simanindo.
7. Rica Lumban Tobing (10), perempuan, warga Desa Parondang Kecamatan Simanindo.
8. Dominggos Siahaan (8), laki-laki, warga Desa Tomok Parsaoran Kecamatan Simanindo.
9. Natanael Sinaga (9), laki-laki, warga Desa Siharbangan Kecamatan Simanindo.
10. Indri Sinurat (10), perempuan, warga Desa Pangaloan Desa Huta Ginjang Kecamatan Simanindo.
11. Natasya Pakpahan (9), perempuan, warga Hutabolon Desa Tomok Kecamatan Simanindo.
12. Mando Sipakar (11), laki-laki warga Desa Tomok Induk Kecamatan Simanindo.
13. Okto S (10), laki-laki, warga Desa Hutaginjang Kecamatan Simanindo.

Kapolres Samosir, AKBP Yogie Hardiman, SH, SIK, MH, mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP, dan tengah melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kecelakaan, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, dan melakukan gelar perkara.

"Barang bukti berupa satu unit mobil bus sekolah Mitsubshi Canter Nopol BK-7915-TL, telah diamankan," katanya.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta. (Mea) Editor : Metro Daily
#Bus sekolah masuk jurang #Bule naik sepeda motor