Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Irwan Hutagalung Dimutilasi Anak Buah lalu Dicor Semen

Metro Daily • Kamis, 11 Mei 2023 | 13:21 WIB
Foto: Dok Polisi  Pelaku mutilasi dan cor semen pengusaha air minum isi ulang di Semarang ditangkap.
Foto: Dok Polisi Pelaku mutilasi dan cor semen pengusaha air minum isi ulang di Semarang ditangkap.
SEMARANG, METRODAILY - Bos usaha kecil isi ulang air mineral bernama Irwan Hutagalung, dimutilasi saat masih hidup oleh pelaku, di sebuah ruko tempat usaha milik korban daerah Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah. Hal itu diketahui lewat hasil otopsi.

Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iqbal Alqudusy, mengatakan pemilik usaha yang dicor semen tersebut dimutilasi saat korban pingsan.

"Kepala korban dipukul dengan sangat keras dengan benda tumpul. Hasil otopsi korban dimutilasi dalam keadaan hidup," jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (10/5/2023).

Dia menjelaskan, pelaku melakukan mutilasi menggunakan senjata tajam. Tubuh korban dipotong empat bagian seperti kepala, lengan kanan, lengan kiri dan badan. "Setelah itu baru dicor semen," ungkap Iqbal.

Iqbal menambahkan, tersangka utama yang melakukan pembunuhan kepada bos isi ulang air mineral di Tembalang tersebut sudah ditangkap. "Malam (tadi) tersangka utama sudah tertangkap," jelasnya.

Dia menjelaskan, saat ini tersangka masih diperiksa oleh penyidik. Rencananya, kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian itu akan segera dirilis. "Akan dirilis di Mapolrestabes Semarang," paparnya.

Untuk otopsi jenazah korban pembunuhan tersebut telah dilakukan di RSUP Kariadi Semarang. Beberapa barang bukti juga telah ditemukan polisi.

"Sejumlah barang bukti kami amankan, ada linggis, tali rafia, pakaian yang dikenakan saat ditemukan, setengah sak semen dan bantal," kata dia.

Selain itu, petugas juga menemukan sebilah pisau dengan bekas semen yang menempel di gagangnya. Pisau tersebut juga ditemukan di lokasi kejadian. "Saat ini, lokasi tempat usaha tersebut masih dipasang garis polisi," ujar Iqbal.

Klaim Sering Disundut Rokok

Perasaan dendam dan sakit hati diklaim Husein sebagai pemicu dirinya nekat menghabisi majikannya, Irwan Hutagalung. dengan cara dimutilasi dan dicor semen.

Husein, warga Banjanegara, merupakan karyawan korban yang baru satu bulan bekerja di toko air mineral Jalan Mulawarman Raya, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah milik korban.

Ia mengklaim sakit hati dan dendam karena kerap mendapat perilaku kasar dari korban. Perilaku kasar dalam bentuk pukulan, cubitan, tamparan hingga sundutan rokok disebut kerap ia alami, kalau melakukan kesalahan atau lambat dalam bekerja.

Husein juga mengklaim kerap mendapat pelampiasan kemarahan korban, kalau pesanan antar air mineral lambat akibat kelalaian korban sendiri.

"Ini bawah mata saya masih biru lebam karena terakhir dipukul dia. Ini goresan-goresan di tangan bekas sundutan rokok dia. Sering berkali-kali. Setiap kali ada salah atau lupa, dia mukul. Terus salah pesan karena kelupaan dia, saya jadi sasaran," kata Husein di Mapolrestabes Semarang, Rabu (10/5/2023).

Dendam dan sakit hati yang terpendam akhirnya diluapkan Husein dengan menghabisi korban pada Kamis (4/5/2023) malam.

Korban yang kala itu sedang tidur langsung dihabisi dengan memukul bagian kepala dengan linggis. Esok paginya, Husein melanjutkan aksi sadisnya dengan memutilasi tubuh korban menjadi empat bagian, yakni lengan kanan dan kiri, leher kepala dan tubuh utama yang tersisa.

"Kalau saya sakit disakiti, dia harus juga merasakan sakit disakiti. Kamis malam itu saat dia tidur, saya langsung pukul kepalanya pakai linggis, terus saya tinggal ngopi di angkringan sebelah sampai subuh. Terus saya balik lagi lanjut mutilasi," kata Husein.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar menjelaskan penangkapan Husein berawal dari kecurigaan polisi atas keterangan beberapa saksi yang menyebut Husein berpamitan keluar kerja dan pulang ke kampungnya di Banjarnegara pada Sabtu (6/5/2023).

Kecurigaan polisi pun terbukti saat mengamankan Imam, seorang pedagang angkringan di sebelah toko korban yang mendapat cerita pengakuan dari Husein kalau telah mengeksekusi majikannya.

"Dari pemeriksaan saksi-saksi, mengerucut nama Husein karyawan korban. Dan terakhir keterangan saksi, penjual angkringan di sebelah TKP kalau menyebut Husein mengaku telah mengeksekusi majikannya", ungkap Irwan.

Penemuan jasad korban terungkap setelah istri korban, Yunita, mendatangi toko mencari korban yang sudah 4 hari tak pulang rumah. Melihat kondisi toko tertutup dan terkunci, Yunita akhirnya meminta tolong warga sekitar untuk membuka paksa.

Saat Yunita berhasil masuk toko, tercium bau busuk menyengat yang setelah disisir berasal dari gundukan plesteran semen, namun terlihat kaki manusia terjuntai. Temuan ini pun langsung dilaporkan ke Polisi. (net/cnn) Editor : Metro Daily
#dicor semen #dimutilasi hidup-hidup