Pencurian terjadi, saat Indra bersama keluarga meninggalkan rumah tersebut dalam kondisi kosong, karena ada urusan keluar kota. Saat Indra tiba di rumah, ternyata pintu dalam keadaan rusak dan daun pintu terbuka.
"Saat itu saya sedang berada di luar kota. Begitu sampai di rumah, pintu sudah terbuka lebar dan kamar sudah berantakan," kata Indra, Senin (6/3) sore.
Menurut Indra, barang yang hilang di antaranya, perhiasan emas 15 Mayam, 1 unit TV 32 inchi, 1 unit laptop Dell, beras 10 kg, sebuah ember, tabung gas, STNK mobil, Hp Nokia, dan Magic Com.
"Kerugian saya totalnya sekitar Rp50 juta," ungkap Indra.
Menurut Indra, ia sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Pematang Siantar. Hanya saja, sambungnya, sejauh ini belum ada tindakan.
"Hari ini saya dipanggil untuk mengambil keterangan lagi," ujarnya kesal.
Ia berharap, Polres Pematang Siantar cepat menangkap para pelaku yang membobol rumahnya.
"Kita tahu, belakangan ini Polres Siantar, khususnya Jahtanras menindak kejahatan-kejahatan yang viral dan berhasil. Saya harap juga para pelaku yang membobol rumah saya diungkap secepatnya," pintanya.
Sementara itu Kanit Jahtanras Polres Pematang Siantar Ipda Lizar Hamdani membenarkan adanya laporan Indra Sihotang.
"Iya benar. Korban sudah buat laporan. Saat ini masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (leo) Editor : Metro Daily