Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bus Pelita Paradep Terbakar, Pengusaha Rugi Rp800 Juta

Metro Daily • Kamis, 5 Januari 2023 | 12:06 WIB
Foto: Dame Ambarita Bus Paradep terbakar Jalinsum Tebingtinggi-Siantar, persisnya di Desa Pabatu, Kecamatan Padanghulu, Kota Tebingtinggi, Sumut, Selasa (3/1/2023) sekira pukul 16.20 WIB.
Foto: Dame Ambarita Bus Paradep terbakar Jalinsum Tebingtinggi-Siantar, persisnya di Desa Pabatu, Kecamatan Padanghulu, Kota Tebingtinggi, Sumut, Selasa (3/1/2023) sekira pukul 16.20 WIB.
PABATU, METRODAILY - Bus Pelita Paradep Z 7503 TD tujuan Medan-Pematang Siantar, terbakar di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di depan Rumah Makan Silaban Desa Pabatu Km 11 Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Selasa (3/1/2022) sekitar pukul 16.20 WIB. Tak ada korban jiwa dan seluruh penumpang berjumlah 22 orang selamat. Namun kerugian materi mencapai Rp800 juta.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Mochamad Kunto Wibisono, didampingi Kasatlantas AKP Dhoraria S Simanjuntak, Kasat Tahti Iptu Muhammad Amin, SPKT Polres Tebingtinggi, SPKT Polsek Tebingtinggi, dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi, menerangkan, sore itu bus melaju di Jalan Lintas Sumatera.

Sekira pukul 16.20 WIB, penumpang bus di bagian belakang berteriak paa sopir bus Antoni Silitonga (51), warga Dusun Hutaraja Desa Hutaraja Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), karena melihat gumpalan asap dari mesin di bagian belakang.

Para penumpang meminta sopir menghentikan laju bus untuk memeriksa keadaan. Karena panik, penumpang mulai berebut turun. Dan makin panik saat asap hitam makin banyak memasuki bus sementara penumpang maish banyak yang belum turun.

"Cepat... cepatt," teriak penumpang yang berbaris di bagian belakang.

“Sopir melakukan pengecekan dan beserta kernet menyiramkan air ke bagian mesin. Namun api semakin besar dan menyambar bagian tengah hingga keseluruhan mobil,” terang Kunto.

Beruntung, penumpang berhasil turun sepenuhnya dan segera berlari menjauhi bus, apalagi saat terdengar ledakan pertama.

Kernet sempat menyelamatkan koper-koper dan tas penumpang dari bagasi samping bus, dengan melemparkannya cepat ke kebun sawit.

Sementara sopir dibantu seorang warga hanya sempat menyiramkan dua ember air, karena api meledak makin dahsyat menyebabkan api semakin berkobar dari bagian belakang bus menuju bodi tengah bus.

Api terus berkobar dengan asap hitam ke udara, nyaris membakar pohon sawit dan pohon karet yang berada di dekatnya. Api yang diselingi ledakan beberapa kali, menyebabkan arus lalu-lintas sempat tertahan sekitar 30 menit.

Sekira pukul 16.45 WIB, api berhasil dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran dari Pemko Tebingtinggi dan Pemkab Serdangbedagai tiba.

Sebelumnya, Kunto memerintahkan personelnya untuk mengambil langkah-langkah agar segera mengamankan lokasi kebakaran, menghubungi pemadam kebakaran, membantu memadamkan api, memasang police line, mengatur arus lalu-lintas, dan memanggil mobil derek untuk evakuasi.

Seorang saksi yang juga kernet bus, Muslim (46) warga Jalan Sutomo Pematang Siantar mengatakan, penumpang bus berjumlah 22 orang. Mereka sudah dialihkan ke bus lainnya yang mengarah ke Pematang Siantar.

Akibat kejadian tersebut, Jalinsum Medan-Siantar macet total hingga empat jam lebih. Kemacetan terjadi mulai Pabatu hingga Limbong perbatasan Sergai dan Tebingtinggi.

“Macet kali, dan bisa dikatakan lumpuh total. Dari Pabatu hingga Limbong memakan waktu empat jam,” ungkap seorang warga. (int) Editor : Metro Daily
#bus Paradep terbakar