Ketiga terduga teroris tersebut masing masing berinisial (SF), (IS) alias ono dan (MS).
Mereka berinisial (SF) dikabarkan ditangkap di kawasan Jalan Karya Pembangunan, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Kemudian petugaa melakukan penggeledahan di rumahnya di lingkungan tiga, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia.
Dari hasil penggeledahan di rumah berinisial (SF), petugas menyita barang bukti berupa handphone dan sejumlah buku yang diduga milik (SF). Penggeledahan rumah terduga teroris ini pun dibenarkan oleh kepala lingkungan setempat.
Menurut Herman, Kepala Lingkungan Tiga, Kelurahan Polonia mengatakan, awalnya dirinya dipanggil oleh petugas kepolisian dan diminta untuk menunjukkan dan mendampingi rumah warganya berinisial (SF) yang akan dilakukan penggeledahan.
"Tidak ditemukan apa-apa, tapi ada yang dibawak berupa buku dan handphone. Yang diamankan bernama Safwani," katanya, Sabtu (17/12/2022) sore.
Sementara itu, Tim Densus 88 anti teror juga menangkap pria berinisial (IS) alias ono, di Sebuah bengkel di kawasan Jalan SM Raja, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Petugas juga melakukan penggeledahan di rumahnya di Desa Paya Bagas, Kabupaten Sedang Bedagai.
Dari penggeledahan rumah (IS) dan mengamankan panah, tujuh buah busur panah, satu unit samurai dan tas ransel.
Selain itu, Tim Densus 88 Antiteror Juga dikabarkan menangkap seorang pria berinisial (MS) di rumahnya di kawasan Jalan Alpokat, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian manapun terkait penangkapan sejumlah terduga teroris di wilayah Sumatera Utara tersebut. (net) Editor : Metro Daily