Dokter perempuan yang bertugas di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan Pekanbaru dan RSUD Bengkalis itu diketahui berasal dari Kota Pematang Siantar, dan merupakan alumni SMA Swasta Budi Mulia Pematang Siantar angkatan 1999.
Kecelakaan lalu-lintas yang menewaskan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan itu terjadi setelah mobil Toyota Fortuner BM 1871 EZ yang dikemudikan suaminya, dr Simon Petrus Simon itu menabrak bagian belakang truk colt diesel Mitsubishi BA 8447 KU yang dikemudikan Eko Hadi Pratama.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Irmadison, Sabtu (8/10) membenarkan peristiwa itu. Diterangkannya, akibat kecelakaan itu dua orang tewas, dan lima korban lainnya luka-luka.
Masih kata Irmadison, kejadian berawal saat mobil Toyota Fortuner yang dikemudikan Simon Petrus Pinem datang dari Pekanbaru menuju Dumai dengan kecepatan tinggi.
Begitu tiba di tempat kejadian, mobil tersebut menabrak bagian belakang truk colt diesel Mitsubishi yang melaju dengan kecepatan lambat di lajur 1. Akibatnya, truk jatuh ke kanan. Sedangkan mobil Toyota Fortuner mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Korban tewas salah satunya berprofesi sebagai dokter, Evi Christina Lingga, warga Jalan Kelapapati Darat RT/RW 001/007, Bengkalis. Evi merupakan penumpang mobil Fortuner.
Evi, ibu dua anak itu, merupakan warga yang berasal dari Kota Pematang Siantar, tepatnya di kawasan Jalan Lapangan Bola Atas/Farel Pasaribu Kecamatan Siantar Marihat.
Sementara korban meninggal lainnya adalah penumpang truk, M Irpan MP (20) warga Jorong Salo Kutianyia Desa Supayang, Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).
Jenazah Evi telah tiba di rumah duka, Jalan Farel Pasaribu dan rencananya dimakamkan hari ini, Senin (10/10/2022). (rel) Editor : Metro Daily