Reza kemudian membuat laporan, kemudian Polisi bekerja mengusut kasusnya. Setelah ditelusuri pemuda itu terbukti dan mengaku berbohong.
"Jadi kasus penganiayaan ini sempat viral diberitakan juga di media. Sesudah pelapor membuat aduan, kami langsung mengadakan penyelidikan sampai kami dibantu backup dari Jatanras Polda Sumut. Namun dari hasil penyelidikan, peristiwa tersebut ternyata karangan belaka," kata Kasat Reskrim Polres Batu Bara, AKP Jhon Tarigan kepada wartawan, Senin (20/6/2022).
Penyidik, lanjut Jhon Tarigan, sampai dua kali melakukan rekonstruksi terhadap kejadian tersebut. Namun Polisi selalu mendapati keterangan dari pelapor yang berubah-ubah. Termasuk memeriksa keterangan dari para saksi hingga meneliti delapan rekaman CCTV di rumah warga sekitar lokasi kejadian.
"Dari pertama awal rekonstruksi dilakukan keterangan pelapor ini sudah berubah-ubah. Di situ kami mulai menaruh kecurigaan. Namun tetap kami lakukan penyelidikan, hingga memeriksa delapan buah CCTV dari rumah masyarakat di sekitar TKP," kata Jhon.
Merasa kasus tersebut belum jelas, polisi kemudian melakukan rekonstruksi kedua dan menggali lagi keterangan pelapor dan keterangannya tetap saja berbeda.
Tak kuat terus berbohong, Reza akhirnya menyerah dan mengakui bahwa ceritanya ditikam OTK, dikarangnya sendiri.
"Jadi dia mengakui kesalahannya mengarang cerita penikaman itu dengan melukai dirinya sendiri. Motifnya ia ingin mencari simpati dengan teman dekatnya (kekasih). Dua hari sebelum kejadian mereka ada selisih paham," kata Jhon.
Sebelumnya, informasi diperoleh kejadian ini terjadi pada Sabtu (11/6/2022) dini hari lalu. Saat itu, Reza sedang berkendara di jalan mengaku ditikam di bagian paha oleh pengendara sepeda motor di daerah perkebunan kelapa sawit Desa Pahang Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara.
Dalam kondisi paha terkena tikaman dan darah bercucuran, Reza kemudian mengirimkan foto keadaannya kepada sang pacar melalui WhatsApp. Setelah itu, ia kemudian pulang ke rumah orang tuanya sebelum akhirnya membuat laporan polisi. (Per) Editor : Metro Daily