Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

2 Santri Hanyut di Sungai Simonis Labura

Metro-Esa • Senin, 20 Juni 2022 | 17:44 WIB
Personel BPBD Labura sedang melakukan pencarian korban hanyut.
Personel BPBD Labura sedang melakukan pencarian korban hanyut.
LABURA, METRODAILY- Dua pelajar pesantren Tanjung Haloban, Sigambal Kabupaten Labuhanbatu, dikabarkan hanyut di Sungai Simonis, tepatnya di Pantai Gomara Swiss Desa Simonis Kecamatan Aek Natas, Kebupaten Labura, Minggu (19/6/2022).

Informasi dihimpun, para pelajar ini sedang berlibur dengan mandi-mandi di sungai. Tiba-tiba lima pelajar hanyut terbawa arus termasuk pelajar perempuan Cinta Alisia (14).. Melihat itu seorang teman laki-laki bernama Rizki Apriliandi (15) berusaha menolong, namun usahanya gagal dan ia ikut hanyut terbawa arus.

Basarnas,dibantu masyarakat melakukan pencarian terhadap 2 orang pelajar tersebut. Namun hingga Senin (20/6) keduanya belum ditemukan.

Riski merupakan warga Hatiran, Dolok Sigompulon, Padang Lawas Utara (Paluta) dan Cinta, warga Lingga Tiga, Bilah Hulu, Labuhanbatu.

"Pencarian hari kedua terhadap 2 orang pelajar belum di temukan, ucap Jamil hasan kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Labura.

Dia menjelaskan, peristiwa itu berawal saat pelajar tersebut mandi di sungai Simonis di Pantai Gomara Simonis, kecamatan Aek Natas, Labura. Ketika mandi, 5 orang pelajar hanyut terbawa arus sungai. 3 orang berhasil selamat sedangkan kedua korban hilang terbawa arus sungai yang deras.

“Awalnya Rizki berusaha menolong Cinta yang hanyut, namun keduanya hilang terbawa arus sungai Simonis dan saat ini masih melakukan pencarian yang fokus di alur sungai itu,” kata Jamil melalui Whatsapp.(st/md) Editor : Metro-Esa
#BPBD Labura #Hanyut di sungai Deras