Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Humbahas Rommel Silaban mengatakan, Jares, warga Desa Sijarango ini ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi permandiannya yang sudah keadaan tewas. "Korban ditemukan setelah dilakukan pencarian selama 6 hari oleh tim SAR gabungan," ungkapnya.
Menurut Rommel, korban ditemukan pada hari keenam setelah seluruh masyarakat ikut mencari korban dengan menysir aliran Sungai Sijarango hingga Sisira Desa Sibokkare Kecamaran Tarabintang. "Saat itu salah satu tim SAR gabungan menemukan korban tak jauh sekitar 1 kilometer sudah keadaan meninggal dunia," ujar Rommel.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban dibawa ke Puskesmas Pakkat sebelum diserahkan ke pihak keluarga korban.
Sebelumnya, pencarian korban ini dilakukan dengan menyisir sungai Aek Sisira oleh tim SAR gabungan, antara lain BPBD Humbahas, TNI, Polri, dan tim SAR Parapat.
Mereka juga melakukan pencarian menggunakan Rescue Car D-Max Double Cabin satu unit dari Pos SAR Parapat, perahu rafting satu unit Pos SAR Parapat, dan mobil double cabin satu unit BPBD Humbahas.
Korban, hilang saat mandi di Sungai Aek Sisira Desa Sijarango, pada hari Kamis (5/5) sekira pukul 18.30 Wib. Kehilangan korban baru diketahui keesok harinya, Jumat (6/5) sekitar pukul 08.00 WIB, setelah istri korban tidak menemukan suaminya (korban) di rumah.
Istri korban sempat pergi ke tempat permandian dan menemukan alat mandi berupa sabun dan pakaian korban di pinggir sungai tersebut. (des/smg) Editor : Metro Daily