Menurut mantan Ketua PWI Kota Pematangsiantar itu, jenazah putra kedua dari empat bersaudara itu sudah diberangkatkan dari Yogyakarta menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang. Katanya, diperkirakan jenazah anaknya itu tiba di Kota Pematangsiantar Senin malam.
“Berangkat dari Yogyakarta sekitar jam 12. Dari Yogyakarta langsung ke Kualanamu,” ujar Timbul kepada wartawan.
Masih kata Timbul, rencananya jenazah David dimakamkan di TPU Kristen di Kampung Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar.
“Satu liang dengan ibunya di pekuburan Kampung Kristen. Melihat kondisi nanti. Kalau jenazahnya terlalu malam tiba, akan dikebumikan Rabu. Tapi kalau misalnya masih bisa tidak sampai larut malam, hari Selasa dikebumikan,” terang Timbul.
Timbul juga mengaku sudah dihubungi Dirkrimum Polda Yogyakarta. Pihak kepolisian, katanya, tengah memburu pelaku yang telah menghilangkan nyawa anaknya.
“Dirkrimum Polda Yogyakarta juga mengucapkan turut berdukacita. Mereka bilang sudah bergerak untuk memburu pelaku dan mengusut, mencari tahu dan mengumpulkan semua bukti-bukti pendukung peristiwa yang dialami anak saya,” tukasnya.
Informasi diperoleh Timbul, peristiwa yang menimpa anaknya bermula saat menolong temannya yang dikeroyok dan sudah terkapar di aspal. Saat menolong, David menjadi korban dan ditikan empat liang di tubuh depan dan belakang.
“Kalau informasi, dikeroyok. Memang awalnya tidak tega melihat temannya yang dikeroyok dan sudah terkapar. Kabarnya temannya itu meninggal di tempat, karena dia tidak tahan, masuk ke lingkaran keributan itu menolong temannya dan akhirnya kena tusukan dua di bagian dada kiri dan dua di belakang,” sebutnya. (net) Editor : Metro Daily