Kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) yang merenggut dua nyawa itu terjadi di Jalan Sisingamangaraja di dekat simpang Jalan Parapat, Kelurahan Nagahuta Timur, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Senin (4/4) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, Senin (4/4) siang menerangkan, pagi itu Zulfahmi dan ibunya berboncengan sepeda motor Honda Revo. Keduanya yang merupakan warga Nagori Sipoldas, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun itu, datang dari arah Jalan DI Panjaitan. Kemudian hendak berbelok ke kanan menuju Jalan Sisingamangaraja.
Namun, di saat bersamaan melaju truk Tronton Hino yang datang dari arah Jalan Parapat dan juga hendak berbelok ke kiri, ke Jalan Sisingamangaraja. Sehingga tabrakan pun tidak terelakkan. Zulfahmi dan ibunya masuk ke kolong truk yang dikemudikan Anggi Saputra Hutagalung (22) warga Desa Suko Awin Jaya Kecamatan Sakernan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi bersama kernetnya Hotma Nainggolan (45) warga Jalan Kota Pandan Kota Sibolga.
Dalam peristiwa tersebut, Zulfahmi dan ibunya mengalami luka berat dan meninggal dunia. Jenazah keduanya dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.
Menurut AKPB Boy, penyebab lakalantas masih dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, putri kandung Tina yang juga adik Zulfahmi, Chairunnisa mengaku sudah mengingatkan ibunya untuk tidak naik sepedamotor.
Chairunissa yang ditemui di ruangan Forensik RSUD dr Djasamen Saragih mengatakan, Minggu (3/4) ibunya menelepon dan mengatakan Senin (4/4) ia akan pergi check up ke RS Tentara. Memang, lanjutnya, setiap Senin ibunya memiliki jadwal berobat ke RS Tentara, dan selama ini selalu diantar Zulfahmi naik sepedamotor.
“Sudah kuingatkan dan kularang supaya tidak naik kereta. eEntah kenapa semalam kularang,” sebutnya sambil menangis.
Chairunissa yang didampingi suaminya, Ismail, mengetahui kejadian lakalantas itu dari seorang polisi yang menghubungi melalui telepon seluler ibunya.
“Ditelepon pakai Hp mamak, makanya kami tau. Ini menunggu abang biar kami berembuk bagaimana selanjutnya,” tambahnya. (rel/net) Editor : Metro-Esa