KISARAN,METRODAILY.id-Beredar video mesum melalui sosial media seorang pria bersama dengan wanita yang diduga pasangan selingkuh di dalam sebuah kamar hotel. Pria dalam video itu disebut-sebut mirip dengan seorang kepala desa di Asahan.
Hal itu membuat Gerakan Pemuda Mahasiswa Suara Rakyat (Garda Masura) melakukan unjuk rasa (unras) dengan mendatangi kantor Bupati Asahan dan meminta Kades segera dicopot dari jabatannya.
“Pak Bupati segera copot oknum kades tersebut, video mesumnya sudah jadi tontonan masyarakat,” kata Adi Chandra Pranata, koordinatir aksi Garda Masura saat mendatangi kantor Bupati Asahan dalam aksi unjukrasa, Senin (1/6).
Mereka menilai perbuatan oknum tersebut telah mencoreng nama baik visi-misi Pemkab Asahan yang religius.
“Hari ini masyarakat Asahan dipertontonkan dengan tingkah laku oknum pejabat kepala desanya yang diduga kuat telah berbuat asusila dengan salah seorang wanita. Dan videonya telah beredar luas, sehingga membuat masyarakat malu atas perbuatan Kades tersebut,” tambah Adi Candra.
Ia menyatakan, seharusnya Kades menjadi teuladan di desa tersebut. Ia mengatakan permasalahan ini hendaknya juga ditangani oleh aparat penegak hukum di kepolisian.
“Kami juga sudah melaporkan ke Polres Asahan dan menunggu hasil penyelidikan,” terangnya.
Pemkab Asahan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Muhammad Azmy Ismail mengatakan, belum ada menerima laporan dari manapun soal Kades yang berbuat asusila.
“Kita belum ada menerima laporan dalam bentuk apapun sehingga kita tidak bisa melakukan tindakan apapun terhadap oknum Kades tersebut,” ujar Azmy.
Tak puas dengan pernyataan dari Dinas PMD Asahan, Adi Candra menegaskan pihaknya akan mengawal persoalan ini hingga selesai. (Per)
Editor : Muhiddin Hasibuan