SAMOSIR, METRODAILY- Kumpulan foto yang memperlihatkan pria inisial RN (31) diduga dianiaya 7 personel Polres Samosir, Sumatera Utara heboh di media sosial. Warga Kabupaten Dairi ini juga diduga dipaksa mengaku sebagai pencuri.
Dilihat dari akun tiktok @wajahsumut, tampak tubuh korban mengalami beberapa luka memar, yaitu di bagian kening, punggung, kaki, lutut, perut, dan kedua dengkul.
"Dugaan kekerasan terhadap warga, Dairi (RN) mencuat setelah dirinya mengaku mengalami penyiksaan dan dipaksa mengakui pencurian besi proyek saat menjalani pemeriksaan di Polres Samosir," tulis narasi video.
Terkait dugaan penganiayaan, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana menyampaikan permintaan maaf.
Dia bakal mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang dilakukan anggotanya terhadap RN ini.
Sry juga mengaku telah bertemu dengan RN di kediamannya di Desa Parbuluan VI, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, Jumat (9/10/2026).
Maksud dan tujuan kami datang adalah untuk menyampaikan permohonan maaf secara tulus kepada diduga korban dan keluarga atas tindakan oknum personel Polres Samosir,'' ujar Sri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/10/2026).
Sry belum mendetailkan kronologi kejadian yang menimpa RN. Namun, dia memastikan, peristiwa ini akan diusut tuntas sesuai prosedur hukum yang berlaku.
Dia juga menegaskan bahwa 7 polisi yang diduga menganiaya RN tengah menjalani pemeriksaan.
"Terhadap personel yang diduga melakukan tindakan kekerasan tersebut telah dilakukan pemeriksaan awal. Kami akan memproses dan memberikan tindakan tegas terhadap personel yang terbukti bersalah agar kejadian serupa tidak terulang kembali, ucap Sry. (net)
Editor : Leo Sihotang