Pria 23 Tahun Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tuanya di Siantar

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 12:15 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah pria berusia 23 tahun yang ditemukan meninggal di kamar rumah orang tuanya di Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar.
Petugas mengevakuasi jenazah pria berusia 23 tahun yang ditemukan meninggal di kamar rumah orang tuanya di Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar. 

SIANTAR, METRODAILY – Imanuel JR Silalahi, 23 tahun, ditemukan meninggal dunia di kamar rumah orang tuanya di Jalan Mawar, Perumahan Kasper, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Selasa (13/10) siang.

Korban ditemukan ayahnya dalam kondisi tergantung pada tiang ayunan bayi.

Kapolsek Siantar Martoba Iptu Edi JJ Manalu mengatakan, peristiwa itu terungkap setelah ayah korban, Herbert Silalahi, 59 tahun, pulang ke rumah sekitar pukul 13.45 WIB.

Sebelumnya, Herbert beberapa kali mencoba menghubungi putranya melalui telepon seluler, tetapi tidak tersambung.

Baca Juga: Satpol PP Siantar Rubuhkan Reklame Tak Berizin di Jalan Sutomo

Sebelum pulang, Herbert sempat menemui Imanuel di tempat kerjanya, Narasi Kopi, Jalan Jawa, Pematangsiantar. Setelah itu, Herbert pergi ke rumah keluarganya, Tejo Moko, di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat.

Karena tidak mendapat jawaban saat memanggil dan menggedor pintu rumah, Herbert mulai curiga. Ia juga melihat banyak lalat di sekitar rumah.

Herbert kemudian mendobrak pintu rumah. Namun, pintu kamar Imanuel ternyata terkunci dari dalam. Ia lalu meminjam tangga dari tetangga untuk menjangkau bagian pintu dan membuka engselnya.

Baca Juga: Syahrini Ngaku Gaptek saat TikTok Live, Bingung Lihat Bunga dan Paus Bermunculan

Saat pintu kamar berhasil dibuka, Herbert mendapati putranya sudah meninggal dunia. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siantar Martoba.

Menerima laporan itu, personel Polsek Siantar Martoba mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Kapolsek Iptu Edi JJ Manalu memimpin kedatangan petugas bersama personel piket dan pengawas.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Tim Inafis Polres Pematangsiantar bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Djasamen Saragih.

Baca Juga: Anisa Bahar Sempat Depresi Jadi Tulang Punggung Keluarga, Jahitan Persalinan Sempat Jebol

Berdasarkan pemeriksaan luar oleh tim forensik rumah sakit, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, luka akibat benda tajam atau tumpul, maupun bekas gigitan nyamuk, serangga, atau ular.

Keluarga menolak dilakukan autopsi sehingga jenazah diserahkan kembali kepada keluarga.

Polisi Sebut Korban sedang Bertikai dengan Istri

Menurut informasi dari pihak keluarga, Imanuel sedang mengalami perselisihan dengan istrinya. Sang istri bahkan telah meninggalkan rumah dan kembali ke kediaman keluarganya di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Baca Juga: Raline Shah Mundur dari Stafsus Menkomdigi, Pilih Fokus ke Karier Hiburan

Meski demikian, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai penyebab perselisihan tersebut maupun kaitannya dengan kematian korban. (Rel)

Editor : Editor Satu
gantung diri