LABURA,METRODAILY - Warga Desa Pangkalan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang mengapung di sebuah parit bekoan di areal perkebunan kelapa sawit, Minggu (11/10/2026). Korban diketahui bernama Lindu Aji, berusia 28 tahun.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Rama bersama tiga rekannya yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian. Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung mengundang perhatian setelah diketahui terdapat sesosok pria yang mengapung di dalam parit.
Kepala Dusun I Desa Pangkalan, Budi Sagala, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, Rama dan ketiga rekannya sedang memancing di sekitar lokasi sebelum melihat jenazah korban di dalam parit.
Baca Juga: Gerak Cepat Polsek Aek Natas, Transaksi Sabu di Padang Maninjau Digagalkan
"Kejadiannya sekitar pukul 11.30 siang tadi. Yang menemukan saudara Rama saat sedang memancing bersama tiga orang lainnya," ujar Budi Sagala.
Setelah penemuan itu, informasi segera disampaikan kepada pihak keluarga, pemerintah desa, dan aparat kepolisian. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Lindu Aji diketahui telah dua hari tidak pulang ke rumah sejak Jumat (9/10/2026). Pihak keluarga sebelumnya telah berupaya mencari keberadaan korban ke sejumlah tempat, tetapi pencarian tersebut belum membuahkan hasil hingga kabar penemuan jenazah diterima.
Budi Sagala mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diketahuinya, korban diduga memiliki riwayat penyakit bawaan. Selain itu, berdasarkan kondisi di sekitar lokasi penemuan, muncul dugaan bahwa korban terjatuh ke dalam parit bersama sepeda motor yang dikendarainya.
Baca Juga: Polsek Aek Natas Gencarkan GSN, Sasar Cakrok dan Rumah Apung
Dugaan tersebut dikaitkan dengan posisi topi dan sejumlah barang milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Setelah menjalani proses evakuasi dan penanganan oleh pihak berwenang, jenazah Lindu Aji diserahkan kepada keluarga. Pada sore hari yang sama, korban kemudian dikebumikan oleh pihak keluarga.
Penemuan jenazah tersebut meninggalkan duka bagi keluarga korban, yang sebelumnya telah berusaha mencari keberadaan Lindu Aji selama dua hari.(gus)
Editor : Edi Saragih