Razia Lapas Tanjungbalai Asahan, 60 WBP Tes Urine Negatif Narkoba

Editor Satu • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 14:20 WIB
Tes urine - Ilustrasi.
Tes urine - Ilustrasi.

TANJUNGBALAI, METRODAILY – Razia gabungan di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Sabtu malam, menemukan puluhan barang terlarang non-elektronik. Namun, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba dari kamar hunian yang digeledah.

Razia yang berlangsung pukul 20.30 hingga 22.00 WIB itu juga dilanjutkan dengan tes urine terhadap 60 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang dipilih secara acak. Hasilnya, seluruh WBP yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba.

Penggeledahan menyasar kamar hunian di Blok G, H, I, dan J. Kegiatan melibatkan jajaran Lapas, Polres Tanjungbalai, Kodim 0208/AS, Sat Brimob Batalyon B Polda Sumut, serta BNN Kota Tanjungbalai.

Baca Juga: 425 Rumah di Batu Bara Dapat Bantuan Bedah Rumah dari APBN dan APBD

Kegiatan diawali apel pengarahan yang dipimpin Kalapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan, Refin Tua Simanullang, S.H., M.H. Setelah itu, personel dibagi dalam sejumlah tim untuk melakukan penggeledahan.

Dari kamar hunian, petugas mengamankan sejumlah barang terlarang non-elektronik, yakni 11 set kartu remi, 40 sendok stainless, tujuh kaca, 20 sikat gigi, satu unit mesin ketam, 27 mancis, 50 benda tajam, 92 paku, 23 alat cukur, dua batang besi, satu tali pinggang, dan empat gulung tali.

Seluruh barang temuan dikumpulkan dan diinventarisasi di ruang Kamtib untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Baca Juga: Lepas 26 Atlet Wadokai Bengkalis, Septian Nugraha Tanamkan Mental Juara

Tidak Temukan Handphone dan Narkoba

Kabag Ops Polres Tanjungbalai AKP Natal Fernando Saragih mengatakan, hasil penggeledahan malam itu tidak menemukan handphone maupun narkoba di dalam kamar hunian.

Petugas juga tidak menemukan blok atau kamar yang mendapat perlakuan khusus.

“Tidak ditemukan handphone dan narkoba. Tidak ada blok atau kamar hunian istimewa, seluruh bangunannya sesuai dengan kondisi lapas pada umumnya,” kata Natal dalam konferensi pers setelah razia.

Baca Juga: Polres Labuhanbatu Bekali Agen Perlinsos, Diminta Bantu Warga Akses Layanan Sosial

Selain penggeledahan, tim BNN bersama dokter Lapas melakukan tes urine terhadap 60 WBP yang dipilih secara acak oleh personel Polri, TNI, Brimob, dan BNN.

Dari 60 sampel urine yang diperiksa, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Kalapas Refin Tua Simanullang mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur dalam razia gabungan tersebut.

Baca Juga: Dewi Perssik Kembali Akting Setelah 20 Tahun, Perankan Karakter Abu-abu

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Polri, TNI, Brimob, BNN, serta seluruh jajaran yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini. Sinergi seperti ini sangat penting dalam mendukung deteksi dini dan mitigasi risiko gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan,” ujarnya.

Refin menegaskan, jajaran Lapas akan terus memperkuat pengamanan, pengawasan, dan langkah preventif untuk menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan penguatan pengamanan dan pembinaan. Setiap potensi gangguan harus diantisipasi sejak dini. Lapas harus menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan warga binaan,” katanya. (vin)

Editor : Editor Satu
lapas tanjungbalai asahan tes urine razia lapas