TAPTENG, METRODAILY — Misteri kematian Jonas Sinaga (44), peternak kerbau asal Desa Pahieme I, yang ditemukan tewas di pesisir Pantai Binasi II, Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Tapanuli Tengah (Tapteng), mulai terungkap.
Polisi menduga Jonas meninggal akibat kecelakaan tunggal setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pohon tumbang di tepi pantai. Jasad korban kemudian diduga terseret air laut pasang.
Kapolres Tapteng melalui Kapolsek Sorkam Iptu Affandi Hasibuan mengatakan identitas korban dipastikan setelah pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat.
Baca Juga: Truk Angkut Ratusan Kayu Kerap Melintas Malam di Taput, Warga Pertanyakan Legalitas
Jasad Jonas pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 07.30 WIB, Jumat (25/9/2026), dalam posisi terlentang di bibir pantai.
Dugaan kecelakaan tunggal menguat setelah Tim Inafis Satreskrim Polres Tapteng bersama personel Polsek Sorkam melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sekitar 500 meter dari lokasi jasad, petugas menemukan sepeda motor Suzuki Satria FU 150 warna hitam milik korban dalam kondisi rusak berat. Pelek depan peyot, shockbreaker bengkok, sedangkan batok lampu depan pecah.
Di sekitar sepeda motor, polisi juga menemukan bongkahan kayu sepanjang sekitar satu meter dan pecahan speedometer. Bongkahan kayu tersebut disebut memiliki kesesuaian dengan patahan pohon tumbang yang melintang di tepi pantai.
Baca Juga: Hujan Meningkat, Kapolsek Sorkam Ingatkan Warga Waspada Banjir dan Longsor
Keterangan saksi di lokasi menyebut pohon tersebut masih dalam kondisi utuh sehari sebelum kejadian. Jalur tepi pantai yang minim penerangan diduga membuat korban tidak melihat batang pohon hingga menabraknya saat berkendara.
Hasil pemeriksaan luar atau Visum et Repertum oleh tim medis Puskesmas Sipea Pea bersama Tim Inafis menemukan sejumlah luka pada wajah korban. Di antaranya patah tulang hidung, luka robek pada pelipis kiri dan bibir bawah, serta luka lecet di hidung dan kening.
Petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan maupun luka akibat benda tumpul atau tajam pada bagian tubuh lainnya.
Baca Juga: Dugaan Penipuan Rp200 Juta di Humbahas Mandek, KPK Diminta Turun
Barang berharga milik korban juga masih utuh. Polisi menemukan uang tunai Rp1 juta dan charger ponsel di saku celananya.
“Pihak keluarga menolak autopsi. Namun, berdasarkan kesesuaian hasil olah TKP, kerusakan kendaraan, pola luka, serta air laut yang pasang sekitar pukul 04.00 WIB, diduga kuat korban mengalami kecelakaan tunggal menabrak pohon tumbang lalu terseret air pasang,” terang Iptu Affandi Hasibuan.
Sebelum kejadian, Jonas diketahui sempat singgah di sebuah warung tuak pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah itu, korban pergi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor.
Saat ini, sepeda motor korban dan patahan kayu telah diamankan di Polsek Sorkam sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (net)
Editor : Editor Satu