Korban Tabrak Lari di Toba, Dua Mahasiswi Tewas 

Leo Sihotang • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 13:53 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

 

TOBA, METRODAILY- Dua mahasiswi tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Umum Medan-Tarutung, tepatnya di Desa Gasaribu, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Kamis (17/9/2026) malam. 

Kedua korban berinisial RAB (18) dan LFS (26), warga Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 21.20 WIB itu diduga melibatkan sepeda motor yang ditumpangi kedua korban dengan sebuah mobil. 

Namun, mobil beserta pengemudinya meninggalkan lokasi setelah kecelakaan terjadi. 

Kasat Lantas Polres Toba Iptu Elon Sitinjak membenarkan adanya kecelakaan tersebut. 

"Benar ada tabrak lari antara mobil dengan sepeda motor, dua korban meninggal dunia," kata Elon, Minggu (20/9/2026). 

Elon menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor bernomor polisi BK 5742 AMD yang dikendarai RAB melaju dari arah Medan menuju Tarutung. 

Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga bersenggolan dengan sebuah mobil. Identitas kendaraan maupun pengemudi mobil tersebut hingga kini belum diketahui. 

"Setibanya di TKP, sepeda motor tersebut diduga bersenggolan dengan satu unit mobil yang identitas kendaraan dan pengemudi tidak diketahui dimana sesaat setelah kejadian meninggalkan TKP, yang mengakibatkan korban terpental," ujarnya. 

Menurut Elon, pengemudi mobil tersebut langsung meninggalkan lokasi setelah kecelakaan. "Korban diduga ditabrak oleh satu unit mobil yang identitas kendaraan dan pengemudinya tidak diketahui. Setelah kejadian, pengendara mobil tersebut meninggalkan TKP," sambungnya. 

Akibat benturan tersebut, kedua perempuan yang berboncengan dengan sepeda motor mengalami luka berat. RAB yang mengendarai sepeda motor bahkan disebut terseret hingga sejauh sekitar 100 meter. Korban mengalami luka robek di bagian kepala, patah pada kedua tangan, serta patah tulang pada kaki sebelah kiri. RAB meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Korban Kedua Meninggal Setelah Dirawat Sementara itu, LFS yang menjadi penumpang sepeda motor mengalami luka robek di kepala serta patah tulang pada bahu sebelah kiri. Setelah kecelakaan, LFS sempat dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis di RSU HKBP Balige. 

Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Setelah menjalani perawatan, LFS dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Dengan demikian, kecelakaan tersebut mengakibatkan dua korban meninggal dunia. 

Kedua perempuan tersebut disebut merupakan mahasiswi dan sama-sama berasal dari Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba. 

Satlantas Polres Toba kini masih menyelidiki kecelakaan maut tersebut. Sejumlah langkah dilakukan polisi untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi mobil yang diduga terlibat dalam kecelakaan. 

"Kita melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri identitas mobil dan pengemudinya," tuturnya. Polisi juga masih mencari keberadaan pengemudi mobil yang meninggalkan lokasi setelah kecelakaan. "Kami masih mengidentifikasi dan memburu pengemudi mobil yang melarikan diri usai terlibat kecelakaan," pungkasnya. 

Hingga keterangan tersebut disampaikan, identitas mobil maupun pengemudi yang diduga terlibat dalam kecelakaan di Jalan Umum Medan-Tarutung itu belum diketahui. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui kendaraan yang terlibat sekaligus menemukan pengemudinya. (net)

 

Editor : Leo Sihotang
Toba