ASAHAN, METRODAILY — Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menyerahkan kembali tiga orang yang terjaring Operasi Saber Bersinar kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan untuk menjalani rehabilitasi.
Ketiganya sebelumnya diserahkan BNNK Asahan kepada Sat Narkoba Polres Asahan setelah terjaring operasi di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Kisaran, Kamis (27/8/2026).
Kasat Narkoba Polres Asahan melalui KBO Sat Narkoba, Ioda Dody Frangki, mengatakan ketiga orang tersebut positif menggunakan narkotika berdasarkan hasil tes urine. Namun, dalam pemeriksaan yang dilakukan kepolisian, tidak ada satu pun dari mereka yang mengakui kepemilikan barang bukti sabu yang ditemukan saat operasi.
Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Genap 39 Tahun, Tulis Refleksi tentang Hidup
“Sebanyak tiga orang yang sebelumnya sudah diserahkan kepada kita karena terjaring Operasi Saber Bersinar sudah kita serahkan kembali kepada pihak BNNK Asahan untuk menjalani proses rehabilitasi,” kata Dody saat ditemui di ruang kerjanya.
Menurut Dody, keputusan menyerahkan ketiganya kembali ke BNNK Asahan dilakukan setelah Sat Narkoba Polres Asahan melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara tersebut.
“Dikarenakan ketiga orang tersebut hanya positif saat dites urine serta tidak ada yang mengakui adanya barang bukti yang ditemukan pada saat penggerebekan, jadi mereka bertiga kita serahkan kembali kepada BNNK Asahan untuk menjalani proses rehabilitasi,” ujarnya.
Baca Juga: 20 Siswa MTs di Madina Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG
Dody juga menegaskan barang bukti narkotika jenis sabu yang ditemukan saat penggerebekan bukan ditemukan oleh personel operasional Sat Narkoba Polres Asahan.
“Karena pada saat penggerebekan, barang bukti tersebut ditemukan oleh pihak BNNK Asahan, bukan opsnal Sat Narkoba Polres Asahan,” katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap ketiganya, tidak ada yang mengakui sabu tersebut sebagai miliknya.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang kita lakukan, mereka bertiga tidak mengakui kepemilikan barang bukti sabu itu,” kata Dody.
Baca Juga: 20 Siswa MTs di Madina Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG
Sementara itu, Kepala BNNK Asahan, Adrea Retha Zulhelfi, belum memberikan penjelasan mengenai proses rehabilitasi terhadap ketiga orang tersebut.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Adrea hanya mengarahkan konfirmasi kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BNNK Asahan.
“Terima kasih telah menghubungi, silakan ke PPID BNNK Asahan,” tulisnya.
Dengan demikian, ketiga orang tersebut menjalani proses rehabilitasi setelah hasil pemeriksaan menunjukkan mereka positif menggunakan narkotika, sementara kepemilikan sabu yang ditemukan dalam operasi belum diakui oleh ketiganya. (ded)
Editor : Editor Satu