BATUBARA,METRODAILY - Supriono (41), anggota organisasi Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Kabupaten Batu Bara, menjadi korban penganiyaan saat melerai warga yang terlibat perkelahian, Senin (31/8).
Warga Desa Laut Tador, Kecamatan Laut Tador ini mengalami luka sabetan senjata tajam pada kakinya hingga dilarikan ke klinik dan mendapat sembilan jahitan.
Peristiwa tersebut bermula ketika korban melihat adanya keributan dan perselisihan fisik antara dua orang warga berinisial K dan I di kawasan Desa Laut Tador.
Niat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, Supriono berinisiatif maju ke depan untuk melerai pertikaian tersebut. Namun malang, kehadiran korban justru memicu amarah dari salah satu pelaku perkelahian, yakni pria paruh baya berinisial K (50).
Baca Juga: Realisasi 6.000 Titik Penerangan Jalan di Batubara Dipercepat
Tanpa peringatan, terduga pelaku K langsung melayangkan sabetan senjata tajam ke arah korban hingga mengakibatkan luka robek serius pada kaki nya sampai di larikan ke klinik hingga sembilan jahitan.
Tim Kuasa Hukum BAPERA Rudy Harmoko dan M Nuhrizat Hutabarat, mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres Batu Bara) untuk membuat laporan resmi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu Bara bergerak cepat. Personel opsnal langsung diterjunkan ke lapangan guna memburu keberadaan pelaku.
Hanya dalam waktu singkat, tim berhasil mengamankan terduga pelaku K (50) dari lokasi persembunyiannya tanpa perlawanan berarti.(sumber:bin)
Editor : Metro-Esa