Rayap Besi Gentayangan di Sibolga, Kabel Hotel Dainang Dicuri

Editor Satu • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 15:25 WIB
Manager Hotel Dainang Sibolga Wagner Lumbantobing melaporkan dugaan pencurian kabel parabola ke Polres Sibolga, Sabtu (29/8/2026).
Manager Hotel Dainang Sibolga Wagner Lumbantobing melaporkan dugaan pencurian kabel parabola ke Polres Sibolga, Sabtu (29/8/2026).

SIBOLGA, METRODAILY – Aksi pencurian kabel kembali meresahkan warga Kota Sibolga. Kali ini, dua orang terduga pelaku kepergok saat membongkar kabel parabola milik Hotel Dainang Sibolga, Sabtu (29/8/2026) petang.

Kedua terduga pelaku kabur setelah aksi mereka dipergoki karyawan hotel. Mereka bahkan melarikan diri dengan melompati tembok menuju rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah yang berada persis di sebelah hotel.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, karyawan Hotel Dainang, Willy Lumbantobing, sedang melakukan patroli di lantai II hotel.

Baca Juga: HKBP Pertahankan RSU Tarutung, Empat Bukti Sejarah Dibawa ke Sengketa Hukum

Willy mendapati dua orang sedang merusak kabel parabola. Ia kemudian meneriaki keduanya maling.

Panik karena aksinya terbongkar, kedua orang tersebut langsung melarikan diri. Mereka melompat ke lantai bawah, kemudian menerobos dengan cara memanjat tembok menuju kompleks rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah.

Keduanya kembali melompati tembok hingga akhirnya keluar ke jalan raya. Petugas Satpol PP yang berjaga di rumah dinas bupati tidak sempat mengamankan mereka.

Namun, pelarian tersebut meninggalkan sejumlah barang yang diduga milik kedua terduga pelaku.

Baca Juga: Revitalisasi Sekolah di Toba Disorot, Kejari Kawal Penggunaan Anggaran

Kabur, Barang Bukti Tertinggal

Di lokasi kejadian, petugas menemukan satu unit handphone, sandal, pakaian serta dua tas travel berisi gulungan kabel.

Total kabel yang ditemukan diperkirakan mencapai sekitar 50 kilogram.

Manager Hotel Dainang Sibolga, Wagner Lumbantobing, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sibolga. Laporan dibuat dengan nomor LP/B/145/VIII/2026/SPKT/Polres Sibolga/Polda Sumatera Utara.

Wagner mengatakan aksi tersebut tidak hanya menyebabkan hilangnya kabel, tetapi juga merusak jaringan parabola yang menghubungkan kamar-kamar hotel.

Baca Juga: BPODT Dorong Seni Jadi Mesin Pariwisata Danau Toba Lewat The Kaldera Festival

“Akibat kejadian ini pihak hotel mengalami kerugian hingga Rp15 juta, karena seluruh jaringan parabola ke kamar hotel mengalami kerusakan total dan terputus,” ujar Wagner.

Menurutnya, pencurian kabel tersebut menambah keresahan terhadap aksi yang belakangan dikenal masyarakat sebagai “rayap besi”, yakni pencurian berbagai material berbahan logam yang kemudian dijual kembali.

Wagner meminta kepolisian mengusut kasus tersebut dan segera mengidentifikasi serta menangkap pihak yang terlibat.

“Kami berharap kasus ini mendapat atensi Kapolres Sibolga dan para pelaku segera ditangkap serta diproses sesuai hukum,” katanya.

Baca Juga: Sinabung Erupsi Lagi, Kolom Abu Membubung 3,5 Kilometer

Polisi kini memiliki sejumlah barang yang tertinggal di lokasi sebagai petunjuk awal penyelidikan. Identitas dan keberadaan kedua terduga pelaku masih perlu dipastikan melalui proses penyidikan.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi pemilik bangunan dan fasilitas umum untuk memperketat pengawasan terhadap instalasi kabel, terutama di lokasi yang minim pengawasan pada jam-jam rawan. (net)

Editor : Editor Satu
hotel dainang pencuri kabel