TAPUT, METRODAILY – Penemuan jasad seorang pria bersama sepeda motornya di dalam parit di Jalan Umum KM 03-04, ruas Siborongborong–Tarutung, Desa Sitabotabo, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, sempat menggegerkan warga.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi memastikan korban merupakan bagian dari kecelakaan lalu lintas tunggal.
Kasi Humas Polres Tapanuli Utara Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan dua orang yang berboncengan menggunakan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion BK 6550 AFR.
"Dalam kecelakaan tunggal ini ada dua korban. Satu orang meninggal dunia, sedangkan satu lainnya mengalami luka berat. Keduanya sudah dievakuasi," ujar Walpon, Rabu (29/7).
Baca Juga: RSU FL Tobing Gelar Simulasi Bencana, Uji Kesiapsiagaan Hadapi Gempa
Korban meninggal diketahui berinisial GL (23), warga Desa Silaitlait, Kecamatan Siborongborong. Sementara rekannya, EB (27), warga Desa Nagasaribu III, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (28/7) sekitar pukul 03.45 WIB saat kedua korban melaju dari arah Tarutung menuju Siborongborong.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengendara kehilangan kendali. Kendaraan kemudian keluar dari badan jalan dan terjun ke dalam parit di tepi jalan.
Akibat benturan keras, GL mengalami luka robek di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: Dugaan Jual Beli Dokumen Kayu Pinus di Taput di Luar Blok Tebang, Dishut Diminta Periksa
Sementara EB mengalami patah gigi bagian depan serta luka robek pada pelipis mata kanan. Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Santa Lucia Siborongborong untuk mendapatkan perawatan medis.
Warga yang menemukan kedua korban segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas Satlantas Polres Tapanuli Utara yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti guna memastikan penyebab kecelakaan.
"Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut, serta mengamankan barang bukti untuk memastikan penyebab kecelakaan," kata Walpon.
Baca Juga: Plaza Anugrah Sidimpuan Rutin Salurkan Infaq bagi Anak Yatim
Usai proses identifikasi, jenazah GL diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih dilakukan aparat kepolisian. (net)
Editor : Editor Satu